Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai usai mengikuti upacara peringatan hari kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai usai mengikuti upacara peringatan hari kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober dapat menumbuh kembangkan generasi muda dan seluruh masyarakat untuk membangun suatu karakter yang tidak melupakan sejarah.

Harapan tersebut itu Ia sampaikan saat mengikuti upacara hari peringatan Kesaktian Pancasil yang digelar di halaman kantor Bupati Karimun, Minggu (1/10/2017) pagi.

“Dengan peringatan momen sejarah kesaktian Pancasila ini, dapat menumbuh kembangkan generasi muda dan seluruh masyarakat untuk membangun karakter yang tidak melupakan sejarah. Karena bangsa yang besar adalah yang tidak melupakan sejarah para pahlawannya,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan.

Menurut Aunur Rafiq, sejarah-sejarah perjuangan, mempersatuhan dan mempertahankan Indonesia harus dimiliki setiap warga negara Indonesia, baik yang muda maupun yang tua, termasuk masyarakat Karimun, dimana proses-proses kegiatan nonton bersama tentang film G30S PKI sudah dilakukan.

“Disitu bukan dari makna menontonnya, tapi ada rasa kebersaam dan kesatuan sambil melihat fakta peristiwa sejarah tentang terjadinya peristiwa-peristiwa yang tidak bisa dilupakan sehinga itu bisa membangkitkan rasa nasionalisme kita,” ucap Rafiq.

Rafiq juga berharap para generasi muda agar dapat memilah dan memilih berita hoax yang tidak perlu diikuti, karena dengan kemajuan tehnologi dan informasi yang tumbuh depan pesat informasi akan sangat mudah diperoleh.

“Dengan kemajuan tehnologi yang cukup pesat, kita harapkan pada generasi muda untuk dapat memilah dan memilih berita, mana yang sesuai mana yang berita hoax yang tidak perlu kita ikuti harus dapat kita pilah,” ungkap Rafiq.

Sementara itu, Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa menyampaikan bahwa, peringatan hari kesaktian pancasila digelar untuk mengenang jasa-jasa pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S PKI yang dilakukan oleh Partai Komunis Indonesia.

“Kita peringati Hari Kesaktian Pancasila untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang gugur dalam peristiwa G30S PKI. Dan yang jelas di Indonesia paha komunis dilarang keras, partai komunis tidak boleh hidup kembali, yang ada adalah negara berdasarkan Pancasilan dan UUD 45,” ucap Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa.

Untuk generasi muda, Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Arthasuyasa berpesan agar lebih dapat menyaring berita yang ada di media sosial khsusnya berita hoax yang dapat menyesatkan. (ian)