Karimun, Lendoot.com – Penjual Pernak-pernik bendera merah putih mulai bermunculan diberbagai kawasan di Karimun mendekati perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-73

Para pedagang musiman itupun memanjakan barang dagangan mereka di setiap sudut bahu dan trotoar jalan yang kebanyakan dari mereka adalah pedagang musiman yang berasal dari Kota Medan.

Salah satu pedagang di kawasan Poros Roy Ginting mengatakam, dirinya menjual bendera sejak tahun 2013 lalu. Ia mendatangkan berbagai pernak-pernik kemerdekaan tersebut dari kota Medan.

“Kita datangkan dari Medan.Sekali mendatangkan sebanyak 10 karung dengan total bendera sebanyak 1000 bendera. Itu di bagi ke 3 orang teman saya yang juga berjualan pernak-pernik agustusan,” jatanya saat ditemui, Selasa (7/8/2018) siang.

Setiap harinya, ia mampu menjual bendera hingga 30 helai dengan omzet Rp. 500 ribu perhari. Ia mulai berjualan sejak tanggal 1 Agustus 2018 dan akan berakhir satu jelang perayaan hari kemerdekaan.

“Kita jualan sejak tanggal satu. Perhari bisa terjual 30 bendera dengan omzet sekitar 500 rb. Pendapatan ini sangat berkurang dari tahun sebelumnya yang mampu mencapai Rp. 3 juta perhari,” Ujarnya.

Ia menjual umbul-umbul, dan bendera merah putih dengan ukuran yang berpariasi. Mulai dari harga Rp 15.000 hingga Rp 150.000.

“Kalau harga tergantung ukuran, ada yang Rp. 15 ribu hingga yang besar dengan harga Rp. 150 ribu,” katanya.

Selain Roy, beberapa pedagang bendera juga tampak berjualan di jalan Ahmad Yani Kolong, dan jalan Ahmad Yani Balai Kecamatan Karimun. (Riandi)