Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Riza Kurniati
Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Riza Kurniati (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pendidikan berbasis keluarga di lingkungan sekolah dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan SMK mulai diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun. Ini bertujuan agar perhatian keluarga terhadap anak dan fasilitas pendidikan anak dapat lebih maksimal.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim melalui Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Riza Kurniati mengatakan, untuk merubah pemikiran para orang tua wali murid bahwa tanggungjawab pendidikan tidak hanya berada di sekolah saja, melainkan orang tua juga turut berperan penting.

“Kenapa harus ada pendidikan seperti ini, karena sekarang karakter anak kita kan macam-macam. Kita lihat banyak orang tua hanya antar anak sekolah sampai depan pintu dan langusung pulang. Kita tidak mau seperti itu lagi, orang tua harus proaktif antar anak sampai dalam kelas bahkan ikut melihat proses belajar anak dalam kelas. Artinya pendidikan keluarga ini adalah menghadirkan konsep keleluargaan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM),” kata Riza, Kamis (18/5/2017).

Untuk itu Riza menuturkan bahwa, wali kelas tidak hanya menyampaikan kepada orang tua tentang sesuatu yang buruk saja, tapi prestasi siswa pun harus disampaikan kepada wali murid. Kemudian para orang tua wali murid akan membentuk paguyuban hanya khusus didalam kelas saja dan berada dibawah komite sekolah.

Dengan kata lain, anak akan merasa bahwa sekolah adalah rumah kedua mereka setelah keluar dari rumah untuk mengikuti proses KBM. Hal itu pun sudah diterapkan di salah satu sekolah tepatnya di SDN 009 Kelurahan Sungai Pasir Kecamatan Meral, orang tua siswa berperan aktif dalam membuat rasa nyaman didalam ruang kelas.

Pendidikan keluarga kata dia, memang telah diterapkan sejak setahun lalu namun saat ini akan terus dan lebih ditekankan, sehingga beberapa persiapan telah dilakukan. Seperti menggelar bimtek pada 8,9 dan 10 Mei kemarin dengan menghadirkan 50 peserta, yang terdiri dari para kepala sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP sampai SMA sederajat. Sedangkan pemateri dari pusat, satu orang fasilitator Provinsi dan dua orang fasiltiator dari Kabupaten Karimun yang telah dilatih TOT beberapa waktu lalu. (ian)