Ilustrasi kriminal di ATM. (istimewa)
Ilustrasi kriminal di ATM. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Pencurian uang via ATM milik seorang warga Desa Parit, Kecamatan Karimun berinisial Is (59) sebanyak Rp 25 juta di salah satu bank di Karimun, akhirnya terkuak.

Karena merasa tidak pernah melakukan transaksi sebesar itu, maka korban merasa tidak terima. Dia kemudian membuat laporan ke Polsek Balai Karimun. Kepada polisi, korban menceritakan kalau yang tahu soal ATM itu hanyalah dirinya. Baik itu soal penyimpanan ATM maupun nomor Personal Identification Number (PIN) nya.

Begitu menerima laporan korban dan mendengarkan kronologisnya, maka Unit Reskrim Polsek Balai Karimun bertindak cepat dengan mengajak pelapor untuk sama-sama membuka CCTv di beberapa mesin ATM di Karimun. Dari hasil rekaman CCTv yang dibuka, ternyata di ATM di Balai dan depan Daily Mart terlihat rekaman anak perempuannya masuk ke ATM.

”Begitu menerima laporan dari korban, kami langsung membuka rekaman CCTv bank tempat korban menyimpan uangnya. Ternyata, dari hasil rekaman yang kami buka, terlihat jelas kalau putri pelapor masuk ke dua ATM, yakni di Balai dan depan minimarket Daily Mart di kawasan PN,” terang Lulik seperti dikutip dari Haluan Kepri.com, kemarin.

Pelapor nampak terkejut begitu melihat salah satu orang masuk ke ATM adalah putri kandungnya sendiri. Kemudian, putri pelapor diperiksa untuk memberikan keterangan. Awalnya, dia menyangkal tuduhan telah mengambil uang dalam rekening bapaknya. Namun, setelah didesak, dia akhirnya mengakui perbuatannya. Korbanpun akhirnya mencabut laporannya.

Sebelumnya, Is baru menyadari dia kehilangan uang saat hendak mengambil uang di salah satu mesin ATM di Karimun pada 25 Januari 2017 lalu. Begitu mengecek saldo dalam rekeningnya, ternyata uang dalam rekeningnya berkurang sebanyak Rp 25 juta. Esok harinya, Is kemudian melaporkan kejadian itu kepada polisi. (*/sjs)