Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancari wartawan di halaman kantor Bupati
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancari wartawan di halaman kantor Bupati (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pemkab Karimun menunda kelanjutan program vaksinasi, Imunisasi Measles/Campak dan Rubella (MR) ke sekolah-sekolah. Hal ini disampaikan langsung Bupati Karimun Aunur Rafiq belum lama ini.

Penundaan dikarenakan adanya pernyataan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat di media nasional mengenai belum adanya kepastian halal dari vaksin tersebut.

“Ada surat dari Gubernur dan Menteri Nalam Negeri itu dilaksanakan. Tetapi di media Sekjen MUI menyampaikan vaksin ini ada menandung hal yang menurut agama islam tidak memiliki kehalalan,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Dengan adanya pernyataan dari MUI Pusat tersebut, Rafiq mengatakan pada saat ini Pemerintah Daerah tidak memaksakan masyarakat untuk mengimunisasi MR anak-anaknya.

Meskipun program imunisasi MR tidak dilaksanakan seperti yang diinginkan sebelumnya, namun bagi yang tetap mau memberikan anaknya vaksin MR, puskesmas-puskesmas masih memberikan layanan. Karena saat ini vaksin MR masih menjadi satu-satunya tindakan perventif yang ada.

“Tapi saya imbau pada masyarakat yang memang memahami dan mau tentang (vaksin MR) ini silahkan. Jika tidak mau karena alasan akidah maka kita tidak boleh paksakan. Dan pernyataan MUI dapat menjadi rujukan,” ucap Rafiq.

Rafiq menyebutkan Pemerintah Daerah telah melakukan rapat sementara dengan Dinas Kesehatan. Selanjutnya Pemerintah juga akan membahas hal ini dengan MUI Kabupaten Karimun. (Parulian Turnip)