Karimun, Lendoot.com – Meski sempat tersiar kabar tidak digelarnya lomba lampu colok dan lampu hias, pada Ramadhan 2024 inim, namun akhirnya kegiatan tersebut tetap akan digelar.
Kepastian dilaksanakannya lomba lampu colok dan lampu hias pada puasa Ramadhan 1445 Hijriyah ini, disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Muhammad Yunus.
“Alhamdulillah setelah saya rembuk dengan Pak Bupati Aunur Rafiq, bahwa kegiatan lomba lampu colok dan lampu hias dapat dilaksanakan pada Ramadhan ini,” ujar Muhammad Yunus saat mengikuti rombongan safari Ramadhan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim di Kelurahan Tanjungberlian Kota Kecamatan Kundur Utara, Kamis malam (14/3/2024).
Disinggung bahwa sebelumnya sempat dikatakan lomba lampu colok dan lampu hias di tiadakan, namun setelah viral tiba-tiba keputusannya pun berubah dan langsung dilaksanakan, Muhammad Yunus mengaku karena kemarin masih melihat kiondisi keuangan.
“Ternyata setelah dirembuk, dan melihat di bagian anggaran masih bisa di upayakan. Kegiatan ini juga kita gelar berdasarkan antusias masyarakat. Intinya tidak ada masalah, memang kita mengharapkan bahwa itu merupakan kegiatan rutinitas saat Ramadhan,” ungkapnya.
Dijelaskan Muhammad Yunus, alasan melihat kondisi keuangan terlebih dahulu, karena banyak kegiatan yang telah direncanakan ternyata ditakan,karena melihat kondisi keuangan daerah.
“Jadi sekarang setelah hasil rembuk yang kita lakukan bersama beberapa pihak terkait, alhamdulillah itu bisa kita laksanakan,” tambah Muhammad Yunus.
Disinggung pengumuman digelarnya lomba tersebut dinilai agak sedikit terlambat disampaikan ke masyarakat, karena peserta lomba membutuhkan persiapan yang tidak sebentar dan perlu tenaga serta biaya yang tidak sedikit, Muhammad Yunus memastikan sama seperti tahun-tahun sebelumnya, ketika tidak diperlombakan oleh pemerintah, namun tetap saja banyak masyarakat yang membuat hiasan lampu colok dan lampu elektrik, dengan maksud untuk menyemarakkan suasana Hari Raya Idul Fitri.
Intinya lanjut Muhammad Yunus, masyarakat tetap mengadakan lampu colok dan lampu hias meskipun pemerintah tidak melaksanakan lomba. Sehingga ketika baru disosialisasikan meski sudah memasuki malam Ramadhan keempat, maka dipastikan tetap akan ramai peminatnya.
“Disinilah kemahirannya diuji, bisa atau tidak dengan waktu yang seperti ini, saya yakin masyarkaat akan antusias dan maksimal mengikuti lomba lampu colok dan lampu elektrik.
Kami juga berharap agar masyarakat dapat mengikuti lomba ini se maksimal mungkin, semampunya dan kami akan tetap melakukan penilaian sesuai dengan kondisi lapangan,” sebutnya.
Jumlah hadiah bagi para pemenang, Muhmammad Yunus menyebutkan tidak terjadi perubahan dan tetap sama seperti pada Ramadhan tahun 1444 Hijriah 2024 Masehi lalu.
“Intinya silahkan laksanakan lomba lampu colok dan lampu hias semeriah mungkin, dengan kreiteria penilaian yang nantinya akan kita turunkan tim seperti biasa,” pungkasnya.(yud)

