Karimun, Lendoot.com – Pemkab Karimun melalui Dinas Perikanan yang bekerjasama dengan asuransi Jasindo Batam diaktualisasi dengan program asuransi bagi nelayan. Kartu asuransi ini disampaikan Bupati Aunur Rafiq kepada 3.622 nelayan di kediaman dinas, Kamis (4/1/2018).

Acara penyerahan kartu asuransi ini dilakukan Rafiq yang didampingi Kepala Dinas Perikanan Karimun, Rufindi Alamsyah dan Kabag Humas Setdakab Karimun, Eko Riswanto.

Kartu untuk jaminan keselamatan bagi nelayan berseta keluarganya tersebut juga sudah diserahkan tahun 2016 lalu sebanyak 845 jiwa. Ada sebanyak 3.622 nelayan menerima kartu asuransi tahun ini.

Rinciannya; Kecamatan Karimun berjumlah 334 nelayan, Meral Barat 186, Tebing 233, Meral 235, Kundur 131, Kundur Utara 111, Kundur Barat 185, Ungar 161, Belat 131, Moro 1.158, Buru 389 dan Durai 368 nelayan.

“Berdasarkan data Dinas Perikanan total nelayan di Kabupaten Karimun 12.577. Dari jumlah tersebut ada dua kategori, untuk nelayan nelayan (pemilik kapal) dan nelayan berstatus buruh atau nelayan lepas,” kata Rufindy dalam paparannya.

Sebanyak 6.370 merupakan pemilik kapal, sementara jumlah nelayan buruh atau buruh harian lepas sebanyak 6.207.

Asuransi yang diterima nelayan hari pembayarannya setahun sekali. Untuk tahun pertama, dibayarkan pemerintah daerah. “Selanjutnya akan dibebankan ke masing-masing nelayan. Biaya asuransi Rp 1,75 juta per tahun,” kata Rufindy.

Untuk mempermuda nelayan membayar premi asuransi, Aunur Rafiq berharap ada agen dari pihak asuransi di tempat nelayan bermukim. “Seperti jemput bola, sehingga membantu dan mentaatkan nelayan dalam membayar asuransinya. Langkah ini irit biaya dan sangat membantu,” pintanya. (sjs)