Batam, Lendoot.com –┬áDirektorat Jenderal Perhubungan Laut, meluncurkan I (satu) unit Kapal Kontainer 100 TEUs Hull No. 287 (KENDHAGA NUSANTARA I), satuan kerja peningkatan keselamatan lalu lintas angkutan laut pusat, Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.

Peluncuruan (Lounching) kapal KENDHAGA NUSANTARA I dihadiri oleh Kepala Kantor Bidang Kepelabuhanan Batam, Direktur dan Komisaris PT Bandara Abadi, Kepala Badan Klasifikasi Indonesia (BKI) Cabang Batam, Kapolsek Batu Aji, beserta staff perusahaan, di Galangan Kapal Bandar Abadi Shipyard, Tanjung Uncang, Batam, Kamis (10/08/2017)

Kapal dengan konsep Tol Laut Nasional, memiliki integritas sistem logistik laut yang meliputi 24 pelabuhan utama dengan menetapkan jalur utama tol laut, menentukan jalur feeder (pengumpan) untuk mendistribusikan barang logistik nasional.

Menjadi salah satu strategi upaya percepatan dan perluasan ekonomi nasional, mengedepankan kekuatan, konektivitas antardaerah sehingga dapat menyatukan nusantara.

Dalam sambutannya di acara Lounching Kapal, Direktur PT Bandar Abadi, Maslina Simanjuntak menyampaikan kebanggaanbya yang luar biasa atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan pemerintah dalam pembangunan kapal ini.

“Peluncuran ini merupakan hari yang bersejarah, dari lima belas (15) kapal yang tersebar di seluruh Indonesia untuk pembangunannya, kami adalah galangan kapal pertama meluncurkannya dan tercepat pembangunannya. Kedepannya kami berharap dapat kembali membangun kapal-kapal untuk proyek pemerintah”. katanya

Nama Kapal Tol Laut Kendhaga Nusantara I diambil dari bahasa Sansekerta Kendhaga yang berarti kotak penyimpanan. Dalam pengerjaannya diperkirwkan membutuhkan waktu selama 18 bulan, dengan nilai investasi kurang lebih Rp 113 Milyar.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Kepelabuhanan Batam, Doddy Triwahyudi menyampaiakan, sistem logistik memiliki peran strategis dalam menyinkronisasikan dan menyelaraskan kemajuan antarsektor ekonomi dan antarwilayah demi terwujudnya pertumbuhan perekonomian yang kondusif.

“Peran strategis logistik nasional tidak hanya dalam memajukan ekonomi nasional, namun sekaligus sebagai salah satu wahana pemersatu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” terangnya

Sistem logistik yang efektif dan efesien diyakini mampu mengintegrasikan daratan dan lautan menjadi satu kesatuan yang utuh dan berdaulat. (Keprinews/Andi Pratama)