Dokumen milik pekerja asing ilegal yang diamankan pihak Imigrasi. (ian)
Dokumen milik pekerja asing ilegal yang diamankan pihak Imigrasi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Dari 14 Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan petugas Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun terdapat satu warga negara Banglades yang ditetapkan sebagai tersangka.

Ternyata warga Bangladesh bernama Muhammad Omar Farur itu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Batam tepatnya Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar.

Menurut keterangan Muhammad Omar Farur, KTP tersebut diperoleh dari salah satu WNI bernama Anoi dua hari yang lalu dengan memberi uang sebesar 100 Ringgit Malaysia.

“Dapatnya dari WNI namanya Anoi di Batam dan baru dua hari yang lalu diberikan. Dengan membayar 100 Ringgit Malaysia,” ucap Muhammad Omar Farur saat ditanya para awak media.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Mas Ari mengatakan, Muhammad Omar Farur ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penyelundupan orang, yakni lima warga negara Banglades.

Para korbannya dijanjikan Omar Farur bekerja di Malaysia dengan upah sebesar USD 150 per bulan. Dari kelima korban, Omar Farur meminta uang sebesar USD 500 per orang.

“Mereka dijanjikan akan bekerja di Malaysia dan para korbannya tidak mengetahui akan dikirim melalui jalur gelap,” kata Mas Ari. (ian)