Suasana Upacara Bendera pada peringatan Harkitnas ke-109 di Halaman Kantor Bupati Karimun
Suasana Upacara Bendera pada peringatan Harkitnas ke-109 di Halaman Kantor Bupati Karimun (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pemkab Karimun melarang keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajarannya untuk tidak memperpanjang waktu libur lebaran 2018.

Hal ini dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun M. Firmansyah beberapa waktu lalu usai melakukan Safari Ramadhan mewakili Bupati Karimun Aunur Rafiq, di Masjid Darussalam Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun.

“Tidak dibenarkan bagi ASN yang menambah libur lebaran. Karena liburnya kan sudah panjang, tujuh hari sebelum lebaran dan sesudah lebaran, sesuai yang telah ditetapkan oleh SKB tiga Menteri,” kata Firmansyah.

Firmansyah juga mengatakan, jika ditemukan adanya ASN yang membandel, mangkir atau menambah waktu libur lebaran akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan kesepakatan tiga menteri tersebut.

“Kita nanti akan melakukan pemantauan di hari awal masuk pascalibur lebaran. Apabila kedapatan ASN yang bandel akan kita tindak tegas,” kata Firmansyah.

Diketahui, selama bulan Ramadan tahun ini, jam kerja pegawai di jajaran Pemkab Karimun tidak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau waktu jam kerja tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Seluruh pegawai masuk jam 08.00 WIB pulang 16.30 WIB, kecuali Jumat. Sejauh ini belum ada laporan ke kita ASN bandel atau mangkir,” tambahnya.

Berdasarkan surat edaran, terhitung sejak 9 Juni (Sabtu) seluruh pegawai Pemkab Karimun sudah mulai 9 libur. Kembali masuk kerja pada 20 Juni 2018. (Riandi)