Karimun, Lendoot.com – Usai melakukan aksi protes di depan Kantor Bupati Karimun, puluhan pedagang di pasar sore Jalan Puakang Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun kembali turun ke Kantor DPRD Karimun, Senin, (1/10/2018).

Aksi yang dikoordinatori Nurdin dan Joko tersebut merupakan bentuk kekesalan mereka terhadap Perusda yang telah membongkar lapak dagangannya dilokasi itu dengan menggunakan tulisan dikarton, Mega phone serta membawa meja jualan, dan barang dagangannya.

Sekita 30 menit melakukan orasi, massa diterima oleh Wakil ketua II DPRD Kabupaten Karimun Azmi dan Ketua Komisi II Yusuf Sirat dengan beberapa perwakilan massa untuk mengeluarkan aspirasi mereka.

Dalam pertemuan terkait aspirasi yang di minta oleh pedagang unjuk rasa, turut disaksikan Kapolsek Tebing AKP Budi Hartono, Kasat Intelkam Polres Karimun AKP I Made Putra Hari Suargana, Kasat Sabhara AKP I Ketut Sudarma, Kasat Binmas AKP Eriman beserta 10 Orang perwakilan Pedagang.

Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono menjelaskan, adapun pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah, para pedagang bersedia ditata. Mereka bersedia menata diri sendiri dengan biaya sendiri serta mengikuti regulasi aturan yang akan ditetapkan bersama, baik terkait retribusi kepada Pemerintah Daerah melalui perusda, kebersihan dan keamanan.

“Mereka bersedia bersedia ditata bersama pedagang ikan dilokasi saat ini (dekat perikanan air tawar) dan keberatan jika pedagang ikan direlokasi atau ditata ke blok B Pasar Maimun. Mereka juga menginginkan tuntutan dan aspirasi ini menjadi keputusan tetap oleh pemerintah daerah melalui perusda agar menjamin pedagang tidak digusur ataupun dibongkar dikemudian hari,” kata Budi, Selasa (2/10/2018) sore.

Jika tuntutan ini tidak dikabulkan, maka para pedagang akan kembali menggelar barang dagangannya atau berjualan di tempat semula yakni ditepi laut puakang.

Adapun hasil mediasi yang dilakukan, Komisi II DPRD bersama perwakilan pedagang akan melakukan Peninjauan ke lokasi pasar Puan Maimun serta dilakukan pertemuan lanjutan antara pihak Perusda dengan pihak pedagang.

“Penyampaian dari pihak DPRD, Komisi II akan melaksanakan sidak ke lokasi pasar Puan Maimun dan akan memediasikan pihak pedagang dengan pihak Perusda,” ujar Budi. (Riandi)