Kawasan Jalan Haji Arab Puakang yang kini dijadikan sebagai pasar kaget dianggap pemerintah daereah tidak sesuai fungsinya. (ian)
Kawasan Jalan Haji Arab Puakang yang kini dijadikan sebagai pasar kaget dianggap pemerintah daereah tidak sesuai fungsinya. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Unit Pasar Puan Maimun Soleh mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan terhadap para pedagang ikan yang berjualan di jalan H Arab untuk dipindahkan ke pasar Puan Maimun.

”Kita hanya memastikan saja. Apakah para pedagang ikan tersebut masih aktif atau tidak, setelah dilakukan pendataan dari pihak kelurahan,” kata Soleh, Senin (8/1/2018).

Untuk lapak pedagang basah yang ada dilantai satu blok B, menurut Soleh masih bisa menampung para pedagang H Arab. Sehingga, pendataan ulang sangat diperlukan untuk kepastikan para pedagang tersebut.

”Yang jelas bagaimana kita melakukan penataan pedagang supaya tidak ada kecemburuan sosial. Artinya, para pedagang bisa berjualan dengan bebas yang telah mendapatkan tempat,” ucapnya.

Soleh menyampaikan hingga saat ini jumlah pedagang basah di Pasar Puan Maimun mencapai 202 meja, masih ada sisa beberapa puluh meja lagi.

Sedangkan untuk lantai dua ada 168 meja yang secara keseluruhan dari blok A dan blok B jumlah pedagang mencapai kurang lebih 800 pedagang.

Sementara itu, dari hasil pendataan yang dilakukan pihak Kelurahan Sungai Lakam Timur jumlah pedagang ikan di H Arab sebanyak 23 pedagang. (ian)