Rakercab tingkat DPC PDI-Perjuangan Karimun, di gedung nasional, kemarin.
Rakercab tingkat DPC PDI-Perjuangan Karimun, di gedung nasional, kemarin. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Kebhinekaan serta Pancasila harus benar-benar dapat diresapi seluruh elemen masyarakat demi tegaknya NKRI. Perbedaan-perbedaan dalam demokrasi merupakan hal wajar yang harus disikapi untuk meningkatkan persatuan.

Ini diungkapkan Dwi Ria Latif pengurus DPP PDI-Perjuangan yang juga anggota DPR RI mengharapkan saat Rakercab tingkat DPC PDI-Perjuangan Karimun, di gedung nasional, kemarin.

“Paling penting proses demokrasi harus berjalan sesuai koridornya, jangan dicampuradukan dengan rasa kebangsaan kita terhadap kebinekaan dan NKRI serta Pancasila harus bisa diresapi oleh masyarakat. Artinya, bagaimana PDIP perbedaan-perbedaan menjadi satu tujuan NKRI dalam demokrasi,” ucapnya.

Sementara itu Ketua DPC PDI-Perjuangan Karimun Rasno mengatakan rapat tersebut sebagai tindaklanjut dari Rakernas dan Rakerda beberapa waktu lalu, dengan tema mewujudkan trisakti melalui pembangunan nasional semesta berencana untuk Indonesia Raya.

“Rakercab ini, mudah-mudahan melahirkan program-program yang sudah dicanangkan DPP dan DPD PDIP Pusat. Selain itu membahas tiga yaitu program kerja, politik, organisasi dan mengembangkan trisaksi serta mempertahankan idelogi Pacasila ditengah-tengah masyarakat kita,” kata Rasno.

Selain itu, rapat ini juga akan merencanakan strategis target empat kursi dan menjadi unsur pimpinan di DPRD Karimun di Pemilu akan datang tahun 2019. Mengingat saat ini PDIP Karimun menduduki posisi ke empat, artinya terjadi penurunan dari saat pemilu lalu.

Secara Nasional DPC PDIP Karimun terjadi peningkatkan suara dimana ada perwakilan satu orang di tingkat DPRD Provinsi dan satu orang ditingkat pusat DPR RI.

“Tidak muluk-muluklah, target empat kursi untuk mendapatkan unsur pimpinan. Sebagai bocoran kita fokuskan di Dapil II Moro dan Durai yang selama ini terjadi kekosongan calon legislatif. Dan paling penting harus kompak di tubuh partai,” kata Rasno optimis. (ian)