Waduk Sei Bati yang sudah dinormalisasi PDAM Tirta Karimun, foto diambil siang tadi.
Waduk Sei Bati yang sudah dinormalisasi PDAM Tirta Karimun, foto diambil siang tadi. (sjs)

Karimun, Lendoot.com – Penambahan jaringan saluran air yang kini digesa perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Karimun akan mampu menambah jumlah pelanggan baru. Jika jaringan selesai, sekitar 300 pelanggan baru akan terlayani.

Ini disampaikan Dirut Dirut PDAM Tirta Karimun, Indra Santo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (25/1/2017) sore kemarin.

“Kalau sambungan baru ini sudah tersambung dapat menambah 200 sampai 300 sambungan rumah. Jumlah ini secara langsung juga akan menambah pelanggan kita yang saat ini sudah ada sebanyak 5.870 pelanggan. Ini dengan catatan tak ada masalah,” ujarnya.

Saat ini pelanggan PDAM Tirta Karimun tercatat ada 5870 pelanggan yang tersebar di Pulau Karimun, Moro, dan Kundur. Untuk tahap awal, pemasangan baru akan melayani di wilayah Perumahan TMK sampai ke Sungai Raya. Rencana tersebut akan dilakukan pemasangan jaringan lagi sepanjang empat sampai lima kilometer.

“Tahun ini kita ada penambahan untuk jaringan distribusi air yang akan dipasang mulai dari perumahan TMK sampai Sungai Raya, Kecamatan Meral. Kurang lebih panjanganya sekitar empat sampai lima kilo meter,” jelasnya.

Indra Santo menjelaskan, penambahan jaringan ini merupakan bantuan dari satker Provinsi Kepri. Sedangkan Untuk pengerjaannya sudah dapat dilakukan pada Maret atau April 2017 karena saat ini sudah dalam proses lelang.

“Program ini merupakan penambahan dari satker Provinsi. Untuk pengerjaannya sudah dapat dilakukan pada Maret atau April Tahun ini,” jelas Indra Santo.

Sementara itu, PDAM Tirta Kabupaten Karimun menargetkan penyaluran air bersih ke kawasan Bukit Tembak, Kecamatan Meral dan Setia Budi Kelurahan Tanjungbalai Kota Kecamatan Karimun dapat teratasi pada 2018 mendatang.

Target tersebut dapat terealisasi setelah pihaknya mendapat kabar dari satker Provinsi akan membangun waduk penampungan dari Sentani ke Bukit Tembak yang nantinya dapat disalurkan langsung kepada pelanggan.

“Di Tahun 2017 ini kalau listrik sudah masuk dan yang di Pongkar sudah mulai dioperasikan, air ke Bukit Tembak dan Setia Budi yang selama ini memang sulit dialiri air dapat tersalurkan. Mudah-mudahan di 2018 dapat terealisasi,” ungkapnya.

Selain pembangunan waduk baru oleh satker Provinsi, Indra Santo juga mengatakan di Tahun 2017 ini pihaknya akan melakukan penambahan irigasi dan gorong-gorong ke Dang Merdu akan dibenahi dengan pemasangan batu miring.

“Tahun ini juga kita akan membenahi irigasi dan gorong-gorong yang ada di Dang Merdu dengan memasang batu miring,” pungkasnya. (ian)