Kapolsek KKP Karimun, AKP Sudirman menunjukkan barang dari penumpang yang danggap melanggar hukum, tadi pagi. (ian)
Kapolsek KKP Karimun, AKP Sudirman menunjukkan barang dari penumpang yang danggap melanggar hukum, tadi pagi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pasangan suami istri (Pasutri), asal Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Rudi Suhendra (26) dan Mawar Indra (26) diamankan anggota Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP), Selasa (3/1/2017) malam.

Pasutri ini ditangkap polisi setelah kedapatan membawa belasan botol minuman keras merk Red Label dan ratusan slop rokok bertanda kawasan bebas, asal Batam.

Kapolsek KKP Karimun, AKP Sudirman mengatakan keduanya turun dari kapal fery Mikonatalia dari Batam ke Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun. Sekira pukul 19.00 WIB tiba di pelabuhan tujuan, keduanya ditangkap petugas KPPP karena gerak-geriknya mencurigakan.

“Setelah diperiksa dalam tas dan kotak yang mereka bawa ditemukan barang kawasan FTZ berupa rokok merek Nice putih sebanyak 50 slop, lima slop rokok Luffman putih lima 204 rokok Lufman merah. minuman merek Red Label 12 botol dan kotak minuman sebanyak 24 buah,” jelas Sudirman.

Sementara itu, Kanit Polsek KKP, Aiptu Rido mengatakan kedua pelaku beserta barang bukti akan diserahkan ke Bea dan Cukai untuk ditindaklanjuti proses hukumnya.

“Kita juga belum tau total barang buktinya, nanti Bea dan Cukai yang menghitung kerugian negaranya,” ujarnya.

Sementara Rudi dan Mawar yang masih diamankan di Mapolsek KKP mengaku tidak mengetahui bahwa barang bawaannya tidak dapat diangkut keluar kawasan FTZ.

“Bawanya ke Medan pakai Kelud. Baru kali ini bawa karena tidak tau kalau bawa ini dilarang,” ucap Rudi. (ian)