Batam, Lendoo.com – Pemrpov Kepri melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) atau Perkim Provinsi Kepri terus berupaya menggesa pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan perumahan dan permukiman.
Kepada DPKP Said Nursyahdu bersama beberapa staf-nya turun langsung ke lokasi pengerjaan Prasarana Ulitas Umum (PSU) di sejumlah titik pemukiman di Batam.
Hal tersebut dilakukannya untuk memastikan pekerjaan telah siap dan sesuai prosedur dan tanpa masalah di lapangan.
Kepada awak media ini, Bang Jhon sapaan akrabnya putra kelahiran Lingga itu mengatakan, lewat pelaksaan APBD TA 2022 ini, Perkim Kepri menyebar kegiatan pembangunan PSU di kabupaten/kota di Kepri.
“Tahun ini, kami melaksanakan kegiatan berupa pembangunan PSU di Kota Batam,” ujarnya.
Pembangunan infrastruktur ini, katanya lagi, tersebar di kawasan perumahan dan permukiman di seluruh kecamatan yang ada di Kota batam.
“Tujuannya adalah untuk pemerataan pembangunan di kota batam tentunya,” terangnya.
Ditambahkan Bang Jhon, kegiatan-kegiatan ini merupakan aspirasi anggota dewan atau pokok pikiran dewan (pokir) dari semua daerah pemilihan (Dapil) yang ada di Kota Batam.
Selain itu, tentunya ada juga usulan dari Pemerintah Provinsi Kepri. Khusus Kegiatan – Kegiatan di Kota Batam dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp60.552.028.967 miliar.
“Anggaran ini merupakan anggaran terbesar dari kabupaten lainnya,” ungkap Bang Jhon.
Inilah salah satu kinerja Kadis Perkim Provinsi Kepri Said Nursayhdu di Kota Batam. Inilah salah satu kinerja Kadis Perkim Provinsi Kepri Said Nursayhdu di Kota Batam
Dijelaskan Bang Jhon, maksud lain dari kegiatan ini, adalah untuk membantu Kota Batam dalam meningkatakan PSU di kawasan perumahan dan permukiman.
Kadis Perkim Provinsi Kepri yang turun langsung ke lokasi pembangunan PSU sebanyak 24 paket pekerjaan dari pokir (pokok pikiran ) tiga anggota DPRD Provinsi Kepri dengan hasil 99 persen pekerjaan, dengan hasil 100% dan dua pembangunan PSU menjadi percontohan. (ddh)

