Kantor yang rusak akibat aksi unjukrasa pekerja PT MOS, beberapa hari lalu, (dok lendoot)
Kantor yang rusak akibat aksi unjukrasa pekerja PT MOS, beberapa hari lalu, (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Pascaunjukrasa pekerja yang berbuntut kericuhan di lokasi PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Kamis (12/1/2017) lalu, menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun berencana memanggil manajerial PT MOS. Pemanggilan ini dilakukan untuk membahas penyebab aksi unjukrasa tersebut.

Rencana pemanggilan manajerial PT MOS ini diungkapkan Kepala Disnaker Kabupaten Karimun, Hazmi Yuliansyah kepada Lendoot.com, kemarin.

“Senin (16/1/2017) akan kita panggil manajeman dari PT MOS,” kata Hazmi.

Hazmi menyebut, terkait kericuhan yang terjadi di perusahaan tersebut pihaknya tidak ada menerima laporan kerusakan dari PT MOS.

“Untuk kerusakan tidak ada lapor ke kita, kemungkinan kalau ada laporan itu ke polisi,” ujar Hazmi.

Hazmi juga mengatakan, sangat menyesalkan atas terjadinya peristiwa seperti kemarin yang mengakibatkan sampai terjadi pengerusakan kantor. Untuk itu Ia mengimbau perusahaan agar memperhatikan kesejahteraan karyawan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan berlaku.

“Kita sangat sangat menyayangkan peristiwa seperti yang terjadi kemarin. Ada kerusakan dan aset kantor PT MOS terbakar. Dan, akhirnya biaya yang dikeluarkan jadi lebih besar dibandingkan gaji karyawan yang belum terbayar itu,” sesal Hazmi. (ian)