Sampah terlihat menumpuk di kawasan pantai Pelawan pasca OTT karcis masuk
Sampah terlihat menumpuk di kawasan pantai Pelawan pasca OTT karcis masuk (ian)

Karimun, Lendoot.com – Pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) karcis masuk di Objek wisata Pantai Pongkar dan Pelawan, pengelolaan kebersihan di dua lokasi objek wisata tersebut menjadi terhambat. Masyarakat yang tinggal di sekitaran pantai tersebut juga menjadi kewalahan untuk membersihkan sampah.

Seperti yang diungkapkan oleh ketua RT 02 Desa Pangke, Abdul Manab mengatakan sebagian uang karcis yang dipungut kepada para pengunjung jelang OTT dipergunakan menyewa pick up pengangkut sampah.

“Sebelumnya memang digunakan untuk kebersihan. Untuk pembayaran mobil pick up,” kata Abdul, Kamis (6/7/2017) kemarin.

Biasanya setelah sampah dikumpulkan warga, mobil pick up milik swasta yang disewa tersebut akan mengangkut langsung ke TPA Smemal. Namun setelah OTT yang menyeret Kades dan Bendahara Desa Pangke Barat tersebut, warga terpaksa membuang sampah di lahan kosong yang tak jauh dari pantai.

Bahkan sebagian sampah ditumpuk dan dibakar di pinggir pantai. Hal ini membuat lokasi wisata andalan Karimun itu menjadi kurang enak dipandang.

“Sekarang terpaksa dibuang di situ,” tutur Abdul sambil menunjuk lahan penuh sampah yang hanya berjarak beberapa puluh meter dari pantai.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq sebelumnya telah mengimbau perangkat Desa untuk segera membuat peraturan desa (Perdes) mengenai pengelolaan kawasan wisata pantai Pelawan. Namun hingga saat ini perangkat desa Pangke Barat masih belum membuatnya. (ian)