Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno
Kasatreskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoko Wiraseno (ian)

Karimun, Lendoot.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pantai Pelawan dan Pantai Pongkar beberapa bulan lalu saat ini berkasnya terus dilengkapi oleh Unit penindakan Tim Saber Pungli Karimun.

“Kita sedang lengkapi berkas. Kita juga sudah lengkapi dengan keterangan saksi ahli korupsi dan dari keterangan dari orang Pemda. Kedua kasus ini kita sangkakan dengan pasal yang berbeda,” kata kepala Unit Penindakan Tim Saber Pungli Karimun yang juga Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Dwihatmoo Wiraseno, Rabu (5/7/2017) kemarin.

OTT di pantai Pelawan yang menyeret Kades dan bendahara desa Pangke Barat, tim saber pungli Karimun menyangkakan tindak pidana korupsi. Sementara untuk OTT di pantai Pongkar, petugas menyangkakan dua warga Desa Pongkar telah melanggar pasal 386 KUHP, tentang pemerasan.

Dwi menambahkan pihaknya akan menyelesaikan pemeriksaan secepatnya hingga dapat segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk diproses lebih lanjut.

“Kita akan lakukan tahap satu secepatnya. Mohon doanya saja,” ujarnya.

Mengenai keempat tersangka, jelas Dwi, terindikasi melakukan pungli karena tidak memiliki payung hukum. Terhadap mereka petugas belum melakukan penahanan. Namun dikenakan wajib lapor ke Mako Polres Karimun.

“Untuk saat ini empat orang tersangka tidak ditahan, tapi dikenakan wajib lapor,” jelas Dwihatmoko. (ian)