Kecelakaan yang menyebabkan kematian ini terjadi di Karimun, beberapa waktu lalu. (dok lendoot)
Kecelakaan yang menyebabkan kematian ini terjadi di Karimun, beberapa waktu lalu. (dok lendoot)

Penulis: Reza Saputra, Ketua Regional Kepri,YVCI KM 009

Tingginya angka kecelakaan yang menyebabkan kematian di Karimun yang disebabkan tidak mengenakan alat keselamatan seperti helmet saat berkendara, patut menjadi perhatian serius semua pihak.

Imbauan demi imbauan tidak harus dan tidak hanya menjadi tugas penegak hukum, melainkan juga tanggungjawab dan tugas semua elemen masyarakat, khususnya yang berkendaraan roda dua.

Seperti siswa sekolah sepatutnya mendapat perhatian yang lebih, mengingat merekalah sebagai generasi penerus bangsa, yang akan menjadi contoh generasi selanjutnya.

Siswa sekolah yang selain rata-rata tidak memiliki izin mengemudi, saat ini banyak tetap diizinkan berkendaraan. Hanya saja, meskipun secara normatif itu menyalahi aturan, namun mengingat pentingnya alat transportasi terkadang kondisi tersebut masih dapat dimaklumi semua pihak.

Hanya saja, orangtua tidak bisa melepas tanggungjawab si anak ketika memberikannya kendaraan. Selain kendaraan, orangtua juga sepatutnya dan seharusnya membekali si anak dengan tatakrama berkendaraan di jalan, dan selalu ikut menjaga keselamatannya dan keselamatan masyarakat lainnya.

Guru, juga penting selalu memberikan pemahaman kepada siswanya dengan menyisipkan imbauan agar selalu berhati-hati saat berkendara. Imbaulah selalu menggunakan alat keselamatan. Dan, tentunya tertib dan menjaga tatakrama berkendara di jalan raya.

Satu hal penting lagi, sebelum memberikan wejangan atau arahan, orangtua dan guru serta masyarakat lingkungan lainnya juga memberikan contoh yang baik bagi si anak. Tentunya, semua pihak juga harus mematuhi aturan berkendaraan sehingga dapat menjadi contoh mereka yang masih tergolong usia muda. (*)