Karimun, Lendoot.com – Jenis olahraga asal Thailand yakni Pumma Muay Thai Club Karimun telah berkiprah dibeberapa kejuaraan beladiri di Provinsi Kepulauan Riau.

Pelatih Pumma Muay Thai Club Karimun, Asep Ariyanto mengatakan, jenis olahraga asal Thailand tersebut merupakan asuhan dari Koni Karimun yang berdiri sejak tahun 2014 dan telah menyabet medali emas di beberapa kejuaraan beladiri di Provinsi Kepulauan Riau, seperti Kejurda Muay Thai Kepri di Vitka Tiban dan Batam.

“Muay Thai ini berdiri sejak tahun 2014, kita selalu mengikuti kejuaraan. Kejurda Muay Thai kemarin kita mendapat empat emas dari 10 atlet yang bertanding. Selain itu event MMA Kepri juga kita ikuti. Untuk MMA atlet kita juga mendapat medali, tapi belum emas” kata Asep, saat ditemui di Camp Pumma Muay Thai, Kapling, Karimun, Rabu (29/8/2018).

Asep menjelaskan, dalam Kejurda Muay Thai Kepri 2018, mereka mendapat empat medali dari beberapa kelas yang diikuti seperti kelas 70 hingga 74 kg, kelas 60-65 kg, 54 kg, dan kelas pemula 40 kg umur 12 tahun.

“Alhamdulillah, berkat keseriusan para atlet, tahun ini kita mendapat medali emas,” ujar pria asal Majalengka, Jawa Barat itu.

Ia menuturkan, saat ini, Pumma Muay Thai Club Karimun tersebut beranggotakan sebanyak 80 orang. Akan tetapi, anggota yang aktif hanya sekitar 50 orang dikarenakan sebagiannya ada kesibukan pekerjaan.

“Anggota kita seluruhnya sekitar 80, tapi kalau yang aktif sekitar 40 hingga 50 orang. Bagi yang ingin bergabung di Pumma Muay Thai kita, untuk biaya member baru hanya sebesar Rp 100.000, kalau untuk perbulannya sekitar Rp.200.000. beda dengan pelajar, kalau pelajar sebesar Rp.150.000,” ujarnya.

Dikesempatan ini, Asep berharap akan lebih banyak lagi atlet-atlet asal Karimun yang muncul. Oleh karena itu, ia juga berharap kepada Pemerintah terus memperhatikan olahraga di Karimun khususnya para atlet di bidang beladiri. (Riandi)