Karimun, Lendoot.com – Nurafris Suhada Anagta terpilih sebagai Ketua Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kabupaten Karimun dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Oi Karimun yang dilaksanakan di Kelurahan Sei Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Minggu (28/10/2018) kemarin.

Dengan mengusung tema “Satu Langkah Satu Tujuan”. Muskab yang digelar sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB ini, Nurafris Suhada Anagta dipercaya sebagai Ketua terpilih masa jabatan 2018-2022 yang langsung disaksikan oleh Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) Provinsi Riau, Efdinal.

Dalam Muskab Oi tersebut membahas tentang rancangan keputusan tata cara pelaksanaan musyawarah menjadi sebuah produk keputusan. Kemudian memilih pimpinan sidang, setelah itu memilih ketua terpilih.

Efdinal menjelaskan, sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) Oi, dalam pembentukan BPK Oi di suatu daerah harus disaksikan oleh BPW yang dalam hal ini disaksikan oleh BPW Riau.

“Hari ini kita melaksanakan Muskab Oi Kabupaten Karimun yang mana telah ditetapkan oleh ad/art Oi. Dikarenakan di Kepri belum memiliki DPW maka sesuai ad/art setiap pembentukan BPK baru harus mendapat rekomendasi dari BPW terdekat yang dalam hal ini adalqh BPW Riau yaitu Pekanbaru,” katanya usai acara.

Efdinal menambahkan, adapun tujuan dalam pembentukan BPK Oi itu sendiri sebagai organisasi kemasyarakatan yang mampu mewadahi generasi muda untuk dapat mengembangkan kreativitas mereka yang tergabung dalam 5 pilar Oi yaitu, Sosial, Olahraga, Pendidikan, Akhlak dan Niaga.

“Sebelum terbentuknya BPK di Karimun hanya ada yang namanya BPKel, yang mana berdasarkan UU, kelompok itu masih dianggap komonitas, namun setelah terbentuknya BPK ini telah diakui sebagai Organisasi. Saya berharap BPK Karimun tetap solid, apapun yang terjadi selesaikan bersama-sama dan kalau bisa lebih dikembangkan lagi jangan hanya memiliki 3 kelompok ini saja,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua terpilih Badan Pengurus Kota (BPK) Oi Kabupaten Karimun mengatakan bertekad akan menumbuhkan kemandirian kader kepemimpinan organisasi, meningkatkan peran serta organisasi dalam berbagai aspek sosial kemasyarakatan.

“Mengembangkan pemberdayaan anggota kelompok Oi sesuai minat dan bakat yang ada, membentuk tim pengkaderan dan materi pengkaderan, mengembangkan strategi pengkaderan penguatan pola hubungan dan arah distribusi kader, membentuk pilar jaringan kerja baru untk membasiskan kekuatan Ormas Oi serta mengoptimalkan potensi jaringan organisasi untuk membangun peluang kerja baru,” kata Afris.

Dengan dipercayanya sebagai ketua terpilih, dengan adanya BPK Oi Dikarimun ini ia berharap, kedepan keberadaan Ormas Oi dapat diakui dan dapat bekerja sama dengan Pemerintah dan OKP yang ada di Kabupaten Karimun dalam 5 pilar SOPAN yang dimiliki Oi.

“Harapan saya setelah di percayai sebagai ketua BPK Oi yaitu dengan adanya BPK Oi di Karimun ini, Ormas Oi lebih diakui lagi keberadaannya dan dapat bekerja sama dengan pemerintah dan OKP lainnya dalam 5 pilar SOPAN yang kita miliki. Kemudian mampu memperbesar kelompok Oi lagi kedepannya,” ujarnya. (Riandi)