Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Natuna Dorong Perluasan Akses Nasional dan Internasional, Bupati Cen Sui Lan Koordinasi dengan Wamendagri

NATUNA — Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong upaya membuka dan memperluas akses daerah, baik melalui penguatan konektivitas nasional maupun pengembangan hubungan internasional. Kamis (13/08/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Natuna untuk mempercepat pembangunan sekaligus mengoptimalkan posisi strategis Natuna sebagai wilayah perbatasan negara.

Upaya itu salah satunya dilakukan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melalui koordinasi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna menyampaikan sejumlah langkah strategis yang diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan dan keterbukaan akses Natuna.

Bupati Cen Sui Lan menyampaikan, posisi Natuna sebagai daerah perbatasan memiliki arti penting dalam konteks nasional.

Namun, kondisi geografis yang berada jauh dari pusat pertumbuhan masih menjadi tantangan dalam memperkuat konektivitas, baik dengan wilayah lain di Indonesia maupun dengan jejaring internasional.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong dukungan pemerintah pusat untuk membantu membuka sekaligus memperluas akses Natuna.

“Keterhubungan yang semakin baik akan menjadi salah satu kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka peluang kerja sama dan investasi, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” demikian pokok perhatian yang disampaikan dalam koordinasi tersebut.

Dorong Sister City Natuna-Hainan

Salah satu langkah strategis yang turut didorong adalah pengembangan kerja sama sister city antara Kabupaten Natuna dengan Provinsi Hainan, Republik Rakyat Tiongkok.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi Natuna untuk membangun jejaring yang lebih luas dengan daerah maupun kota mitra di luar negeri.

Hubungan sister city tidak hanya diarahkan pada kerja sama antarpemerintah daerah, tetapi juga diharapkan mampu membuka peluang bagi masyarakat dan pelaku usaha Natuna.

Sejumlah sektor dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, mulai dari perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, teknologi, hingga sektor kelautan dan perikanan.

Dengan semakin terbukanya jejaring kerja sama internasional, potensi dan produk unggulan Natuna diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Di sisi lain, peluang investasi dan pengembangan pariwisata juga diharapkan semakin terbuka.

Perbatasan Tak Hanya Bicara Keamanan

Bupati Natuna menegaskan bahwa keterbukaan akses merupakan bagian penting dalam mendorong transformasi kawasan perbatasan.

Pembangunan Natuna, menurutnya, tidak cukup hanya dilihat melalui pendekatan keamanan (security approach), tetapi juga harus diperkuat dengan prosperity approach atau pendekatan kesejahteraan.

Pendekatan tersebut menempatkan peningkatan ekonomi, konektivitas, kesempatan usaha dan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian penting dalam pembangunan kawasan perbatasan.

Dengan dukungan pemerintah pusat serta penguatan kerja sama di tingkat nasional dan internasional, Pemerintah Kabupaten Natuna optimistis daerah tersebut dapat semakin terbuka dan terkoneksi dengan berbagai pusat pertumbuhan.

Upaya itu diharapkan mampu menjadikan Natuna sebagai kawasan perbatasan yang semakin produktif, memiliki daya saing dan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Pada saat yang sama, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan perbatasan juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kehadiran serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di wilayah terdepan. (Rap)

Exit mobile version