Petugas dari Kemenkum HAM Kanwil Kepri memeriksa sejumlah tahanan saat Sidak, kemarin. (ian)
Petugas dari Kemenkum HAM Kanwil Kepri memeriksa sejumlah tahanan saat Sidak, kemarin. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Dari dua kali inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan di Rutan atau lembaga pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tanjung Balai Karimun, Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenhumdan HAM) Kepri menemukan kejanggalan.

Sidak yang digelar, Senin (27/2/2017) sore kemarin, Satgas Kantib Kanwil tersebut menemukan barang terlarang seperti senjata tajam, puluhan unit ponsel dan satu alat penghisap sabu rakitan yang mengindikasikan di Lapas Karimun masih ditemukan pengguna narkoba.

Sementara pada Sidak sebelumnya, Sabtu (28/1/2017) lalu petugas menemukan 48 ponsel, 28 sajam rakitan, belasan batre ponsel dan barang terlarang lainnya. Semua ditemukan di dalam penjara tempat narapidana seharusnya menjalani hukuman.

Kakanwil Kemenhumkam Kepri, Bambang Widodo usai kegiatan mengatakan tujuan Sidak adalah untuk mencari barang terlarang di dalam Lapas atau Rutan, terutama narkoba.
“Sasaran kami di sini karena sinyalemen Karimun adalah pusat peredaran narkoba,” kata Bambang.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenhumkam Kepri, Alfi mengatakan pihaknya akan menelusuri tahanan yang memiliki barang-barang tersebut. Bagi tahanan ataupun petugas yang kedapatan melakukan pelanggaran akan diberikan sanksi.

“Ke depannya kita akan memaksimalkan personil yang ada. Untuk pemilik (barang pendukung pemakaian narkoba-red), belum diketahui karena dapatnya di atas genting (atap-red). Kalau napi pelakunya nantinya tidak akan mendapat pengurangan hukuman,” ucapnya. (ian)