Karimun, Lendoot.com – Ribuan muslimat memadati Studion Gelora Bungkarno (GBK) Senayan, dalam kegiatan Maulidurrasul dan Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke 73, (27/1/2019) sejak pukul 00.00 WIB.

Dari ribuan Muslimat NU se-Indonesia itu, terselip puluhan orang pengurus Muslimat NU dari Kabupaten Karimun.

Ketua Muslimat NU Kabupaten Karimun, Nyimas Novi Ujiani mengatakan, rombongan telah toba di Jakarta sejak, Kamis (24/1/2019) malam. Mereka yang langsung terbang dari Bandara Internasional Hang Nadim-Batam.

“Kami mengerahkan sebanyak 40 orang pengurus dan anggota Muslimat NU Kabupaten Karimun. Semuanya menggunakan dana pribadi, tidak ada yang dibiayai. Ini artinya semangat ke NU-an ibu-ibu Muslimat dari Kabupaten Karimun tak perlu diragukan lagi,” ujar Novi, Jumat malam (25/1/2019).

Novi mengatakan, meski jumlah yang dikerahkan tidak terlalu banyak jika dibandingkan daerah lain di Indonesia, namun perjuangan para pengurus Muslimat NU Kabupaten Karimun tak bisa dpandang remeh.

Betapa tidak, ketika harga tiket pesawat Batam – Jakarta saat ini sedang melambung tinggi, ditambah biaya bagasi yang harganya juga gila-gilaan. Namun mereka tetap ikhlas dan semangat untuk berangkat menggunakan dana pribadi.

“Alhamdulillah, kami Muslimat NU Kabupaten Karimun dapat menghadiri acara akbar ini. Dengan harapan agar semua Muslimat NU se-Indonesia makin jaya dan tetap menjaga keaswajaannya,” jelas Novi.

Agenda acara yang dimulai pukul 00.00 WIB diisi dengan berdoa, sholat tahajud, sholat hajat, istighotsah dan tahlil.

Selanjutnya, pukul 04.20 WIB sholat suhbuh berjamaah, dilanjutkan dengan pembacaan 1000 kali khotmil Qura’n yang memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri).

Laporan Ketua Panitia Yeni Wahid berlangsung lancar. Kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa.

Sambutan sekaligus taushiyah disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj.

Dilanjutkan dengan pengarahan dari Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo. (muhdsarih)