Sekretaris Majelis Ulama indonesia (MUI) Kabupaten Karimun, M Rasyid Nur saat diwawancarai wartawan
Sekretaris Majelis Ulama indonesia (MUI) Kabupaten Karimun, M Rasyid Nur saat diwawancarai wartawan (ian)

Karimun, Lendoot.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) resmi mengeluarkan fatwa berkaitan dengan hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Fatwa tersebut tertuang dalam Fatwa Nomor 24 Tahun 2017 yang ditetapkan di Jakarta pada 13 Mei 2017 oleh Komisi Fatwa MUI.

Menanggapi hal tersebut, sekretaris Majelis Ulama indonesia (MUI) Kabupaten Karimun, M Rasyid Nur berharap agar pengguna Media sosial (Medsos) khususnya masyarakat Karimun dapat memahami Undang-undang penggunaan ITE dan mengerti bagaimana menyampaikan berita dan informasi agar tidak salah dalam menyampaikan informasi.

“Penggunaan media sosial harus lah dengan arif dan bijaksana, fatwa MUI sudah menyatakan penyebaran informasi bersifat memunculkan perpecahan yang mengarah kepada Fitnah dan sebagainya itu haram,” kata Rasyid Nur usai menghadiri dialog bulanan Jurnalis Karimun dengan tema Fatwa MUI tentang Media sosial di Gedung Nasional Tanjungbalai Karimun, Kamis (15/06/2017).

Rasyid Nur mengatakan, salah satu yang menjadi pertimbangan MUI untuk mengeluarkan fatwa tersebut adalah banyaknya fitnah hingga hoax yang bertebaran di media sosial.

“Sehingga melihat fenomena ini, kita menghimbau kepada masyarakat untuk dapat lebih berhati-hati serta lebih bijak untuk memanfaatkan media sosial dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya. (ian)