Suasana pelayanan di kantor Samsat Karimun, tadi pagi. (iyan)
Suasana pelayanan di kantor Samsat Karimun, tadi pagi. (iyan)

Karimun, Lendoot.com – Pascakenaikan tarif baru dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sejak hari ini, warga menyangka yang mengalami kenaikan adalah tarif pajak kendaraan, bedampak pada jumlah wajib pajak yang datang ke kantor Samsat di Jalan Bukit Senang, Jumat (6/1/2017), meningkat tajam.

“Alhamdulillah hari ini ramai. Kemarin (Kamis, 6/12/2017) lebih ramai lagi. Warga menyangka yang naik pajak, tapi sudah kita jelaskan kalau yang naik bukan pajak, tapi BNBP,” kata salah seorang pegawai Samsat Karimun.

Dari pantauan di lokasi, banyak warga yang mendatangi kantor Samsat seperti salah satunya Dedi. Ia mengira bahwa kenaikan yang terjadi adalah pajak kendaraan dan denda.

“Saya kira yang naik pajak kendaraan dan dendanya. Setelah saya tanya lagi tadi, ternyata bukan. Yang naik biaya penerbitan STNK-nya saja,” kata Dedi.

Hal serupa juga dikatakan oleh warga lainnya, Ana. Ia mengaku mendapat informasi jika yang naik adalah pajak kendaraan sehingga dia rela antre untuk membayar pajak kendaraannya, sebelum ada kenaikan.

“Saya maunya kemarin bayar karena kata saudara pajak mulai naik hari ini. Tapi karena kemarin ada urusan lain tidak jadi diurus kemarin. Saya kira tadi sudah terlambat, tapi ternyata pajak motor saya tak naik. Masih segitu juga,” kata Ana. (ian)