Karimun, Lendoot.com – Gugus Tugas Reformasi Agraria (Rakor GTRA) Summit 2023 di Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri telah sukses digelar yang berakhir pada, Rabu (30/8/2023) lalu.
Tanpa kehadiran Presiden Joko Widodo, agenda nasional tersebut tetap berlangsung sukses. Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala BPN Hadi Tjahjanto ini juga dihadiri para gubernur se-Indonesia kecuali Gubernur Kepri dan Gubernur Riau.
Ini bukan menyoal suksesnya GTRA Summit semata, tapi ada pahlawan di balik suksesnya agenda nasional tersebut, yakni pahlawan kebersihan, atau Pasukan Oranye sebutannya. Terlihat enteng namun tugas berat yang dijalani terasa sebelum dan saat acara berlangsung.
Lokasi yang harus bersih sebelum dan selesai kegiatan, menjadi beban tugas yang tidak mudah. Mengingat lokasi acara ada di tiga tempat berbeda, seperti Rumah Dinas Bupati Karimun, Jembatan kuning atau Sanur, Coastal Area dan Hotel Aston Karimun.
Kita ketepikan Hotal Aston Karimun sebab bukan menjadi tugas pasukan oranye tersebut. Hanya saja, jalan menuju ke hotel tersebut juga menjadi beban tugasnya yang harus terlihat bersih saat-saat tamu-tamu nasional akan menghadiri GTRA tersebut
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karimun Rita Agustina menuturkan, bahwa tim pasukan oranye yang diterjunkan sebelum dan saat acara berlangsung sebanyak 50 orang.
“Sebelum dan sesudah tiga lokasi tersebut sudah steril dari sampah. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman pasukan oranye yang siap bekerja secara cepat,” ujarnya kepada wartawan.
Dari 50 orang pasukan orange yang berada ditiga lokasi tersebut, paling banyak ditempatkan tugasnya di Coastal Area yakni sebanyak 35 orang. Sisanya, kediaman dinas bupati lima orang dan jembatan kuning 10 orang.
Pasukan orange tersebut bekerja sebelum acara dimulai hingga selesai yang terbagi tiga ship yaitu pagi, siang dan sore hari.
“Armada kita juga telah siap. Jadi, semuanya bersinergi antara pasukan orange dan pengangkut sampah truk maupun mobil pick up yang siap mengantar sampah ke TPA Sememal,” ungkapnya.
Begitu acara selesai tim pasukan orange langsung bergerak untuk menyapu sampah-sampah yang berada di lokasi tersebut. Sehingga, lokasi tersebut bersih dari sampah acara. Seperti, lokasi di Coastal Area yang cukup banyak sampah dilokasi tersebut mengingat acaranya cukup padat.
“Anda bisa lihat sendiri pasukan kami. Begitu selesai acara, sore harinya kita sapu bersih lokasi Coastal Area. Tapi, tetap dihimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya. Jangan, mentang-mentang selesai acara tetap membuang sampah sembarangkan,” pesannya. (yud)

