Karimun, Lendoot.com – AS (36) seorang residivis pencurian dengan kekerasan (Curas) diamankan Sat Reskrim Polres Karimun. Saat akan diamankan, pelaku melawan dan akhirnya dilumpuhkan dengan cara dilumpuhkan ditembak kakinya oleh polisi.

“As ini kita lumpuhkan karena sempat melawan petugas saat diamankan dalam kasus pidana pencurian disertai pemberatan pada, Senin (23/7/2018) kemarin,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, Lulik Febyantara kepada Lendoot.com, Rabu (25/7/2018) sore.

AS berhasil diamankan karena kembali melakukan pencurian handphone milik DY bersama dua rekannya YS dan S. Aksinya dilakukan di dekat Masjid Baiturahman Jl A Yani Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun.

Lulik menjelaskan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa penadah barang curian milik DS tersebut adalah JF, yang dibeli lewat Forum Jual Beli (FJB) Karimun.

“Setelah tim opsnal mendatangi JF, kita temukan Hp tersebut. Saat kita lakukan interogasi, ia mengaku membeli hp itu secara online melalui group FJB dari S dan YS,” jelasnya.

Lulik mengatakan, setelah dilakukan penangkapan terhadap kedua orang tersebut, mereka mengaku mendapatkannya dari AS. Mendapat keterangan itu, sekira pukul 22:30 WIB dilakukan pengejaran terhadap AS di daerah Bukit Tiung Kecamatan Karimun.

“Setelah kita berhasil mengamankannya, ia mengakui telah melakukan pencurian handphone milik DY dan beberapa TKP Lainnya. Dia sempat melawan petugas jadi kita lumpuhkan dengan timah panas,” katanya.

Lulik menambahkan, ketiga pelaku dan barang bukti berupa Handphone Nokia Senter, Handphone Samsung J5, Handphone Lenovo dan Tas Bonia di bawa ke RSUD untuk diobati dan kemudian akan diamankan di Polres Karimun.

“Saat ini ketiga pelaku dan barang bukti sudah kita bawa dan amankan di Mapolres Karimun. Sampai saat ini masih dalam pengembangan,” tambahnya. (riandi)