Pekerja di Karimun saat menggelar may day beberapa waktu lalu. (dok lendoot.com)
Pekerja di Karimun saat menggelar may day beberapa waktu lalu. (dok lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Peringati Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh setiap 1 Mei. Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cabang Kabupaten Karimun siap turun ke jalan melakukan aksi orasi untuk menyampaikan tuntutan terkait permasalahan buruh.

Ketua FSPMI Cabang Karimun, Muhammad Fajar mengatakan dalam aksi tersebut diperkirakan sebanyak 200 orang dari gabungan pekerja yang ada di Karimun siap turun ke jalan untuk menyuarakan hak-hak buruh dan menyampaikan beberapa tuntutan terkait perburuhan.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada peringatan May Day nanti kita dari FSPMI akan turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan kita. Diperkirakan sebanyak 200 buruh siap turun untuk melakukan orasi,” kata Fajar, Kamis (27/4/2017).

Fajar menyebut, ada lima tuntutan yang akan mereka sampaikan pada saat menggelar orasi di peringatan May Day nanti. Diantaranya meminta dihapus Outsoursing dan pemagangan, jaminan sosial yang mencakup jaminan kesehatan gratis seluruh rakyat tanpa iuran, Revisi PP Nomor 45/2015 Tentang Jaminan Sosial

Kemudian, tolak upah murah, cabut PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan yang memiskinkan kaum buruh, segera terbitkan perda ketenagakerjaan dan segera bangun Balai Latihan Kerja (BLK).

“Tuntutan yang kita sampaikan ada lima, beberapa diantaranya yaitu agar segera dibangun BLK dan segera cabut PP nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan yang memiskinkan kaum buruh,” ucap Fajar.

Ia menambahkan, orasi tersebut nantinya akan melewati jalan-jalan protokol di Karimun. Dengan titik kumpul dari Simpang Mutiara lalu dilanjutkan ke Stadion Badang Perkasa, Sei Bati, Teluk Uma, Teluk Air, Tugu MTQ, Coastal Area, Jalan Nusantara, Pakang, Sungai Lakam, Kolong, Bukit Tembak, Jalan Poros dan berahir di kantor Bupati Karimun. (ian)