Johannes Kenedy Aritonan, Bos Panbil Group saat ditanyai wartawan di kediaman dinas Bupati Karimun, siang tadi. (iyan)
Johannes Kenedy Aritonan, Bos Panbil Group saat ditanyai wartawan di kediaman dinas Bupati Karimun, siang tadi. (iyan)

Karimun, Lendoot.com – Dengan penandatangani nota kesepakatan (MoU/memorundum of understanding) pembangunan terminal Ferry Internasional dan Domestik Kota Tebing antara Pemkab Karimun bersama PT Pelindo I dan PT Jaya Annurya Karimun (anak perusahaan Panbil Group-red) akan menciptakan kota baru di Kabupaten Karimun.

Nilai investasi pembangunan terminal ferry yang mencapai Rp 1,5 Triliyun dan disaksikan Bupati Karimun itu akan dilengkapi fasilitas properti lainnya yang terbilang wah bagi masyarakat Kabupaten Karimun, di antaranya; shoping mall, hotel, ruko-ruko.

Bos Panbil Group, Johanes Kenedy Aritonang menyebut setelah pembangunan terminal ferry yang diperkirakan rampung dalam dua tahun, pihaknya akan melanjutkan pembangunan sarana dan prasarana penunjang seperti shoping mall, hotel, ruko-ruko tersebut.

“Untuk daerah yang terminal dua tahun sudah selesai. Tapi untuk pengembangan selanjutnya membutuhkan waktu tiga sampai lima tahun,” ucap Johanes Kenedy.

Johanes Kenedy berharap, setelah keseluruhan pembangunan rampung kawasan tersebut dapat menjadi sentra bisnis baru di Kabupaten Karimun.

Sementara untuk luas kawasan yang akan dikembangkan, kata Johanes Kenedy, untuk tahap awal mencapai 15 Hektare, namun keseluruhannya mencapai 90 sampai 100 hentare. Dari pembangunan ini, tambahnya, akan menjadi wajah baru untuk Karimun. (ian)