Perangkat desa Pangke berfoto di samping spanduk tarif masuk Pantai Pelawan.
Perangkat desa Pangke berfoto di samping spanduk tarif masuk Pantai Pelawan.

Karimun, Lendoot.com – Jika sebelumnya, masuk ke objek wisata Pantai Pelawan gratis karena pernah ada dugaan pungutan liar, kini bagi para pengunjung tak terkecuali harus bayar.

Itu setelah terbitnya Peraturan Desa (Perdes) nomor 3 tahun 2018. Peraturan tersebut resmi berlakuk pada 25 Desember 2018 lalu.

“Iya memang sudah diberlakukan tarif mulai 25 Desember lalu. Jadi bagi masyarakat maupun pengunjung yang akan masuk ke Pantai Pelawan, harus membayar tarif masuk sesuai yang tertera dalam spanduk di samping pintu masuk atau dalam karcis,” kata Plt Kades Pangke Barat Tamrin, belum lama ini.

Ada beberapa item yang diatur dalam Perdes no 3 tahun 2018 itu berupa retribusi untuk pendapatan desa. Pertama, bagi pengunjung dewasa dikenaikan Rp 2.000 per orang, kemudian anak-anak Rp 1.000.

Selanjutnya, untuk kendaraan roda dua Rp 2.000, roda empat Rp 4.000 dan di atas roda empat Rp 6.000 sekali masuk.

Lalu untuk fasilitas umum seperti pemandian umum juga dikenakan biaya untuk dewasa Rp 2000 dan anak-anak Rp 1.000.

Selain itu bagi yang ingin menggelar acara dengan panggung sekali pentas dikenakan tarif Rp 300 ribu, perkemahan Rp 50 ribu dan pedagang luar Rp 20 ribu.

“Nantinya retribusi ini akan kita manfaatkan untuk pengelolaan pantai dan kas Desa Pangke Barat,” katanya.

Sejak diberlakukannya tarif masuk, kondisi pantai pelawan mulai terawat, selain itu, kunjungan wisatawan juga cukup ramai diakhir tahun 2018. (parulian turnip)