Ratusan Jamaah melakukan zikir dan doa bersama di Masjid Agung Karimun
Suasana Masjid Agung Karimun saat acara besar beberapa waktu lalu. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Membantu meminimalisir penyebaran virus Corona, Pengelola Masjid Agung Karimun turut serta mengantisipasinya. Salat Jumat dan Salat Fardhu berjamaah, untuk sementara ditiadakan.

“Ini marena jumlah jamaah dan pengunjung (wisatawan, red) ke Masjid Agung Karimun masih tinggi, sementara ketidakmampuan kami mendeteksi mengetahui OPD (orang dengan pemantauan) yang datang, maka diputuskan untuk sementara meniadakan Salat Fardhu berjamaah dan Salat Jumat,”
jelas Iash Maulana, Kepala Bagian Humas dan Administrasi Umum DKM-Masjid Agung Karimun.

Seperti diketahui, Masjid Agung Karimun adalah Masjid Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun dengan jumlah jamaah yang cukup banyak khususnya ketika pelaksanaan Salat Jumat. Masjid Agung Karimun juga merupakan salah satu tujuan objek wisata religi bagi wisatawan baik dalam maupun luar negeri.

Sebagai upaya mewaspadai resiko penyebaran Covid-19 serta mengingat ketidak mampuan DKM-Masjid Agung Karimun mendeteksi ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang datang, pengelola Masjid Agung Karimun mengambil langkah tersebut di atas sampai ditentukannya kembali keadaan dan kondisi normal kembali oleh pemerintah.

Mengenai adzan dan lantunan ayat suci Al Qur’an tetap dikumandangkan. Jamaah perorangan masih diizinkan dan dipersilahkan untuk melaksanakan Ibadah di dalam Masjid.

“Yang salat sendiri pun tetap mengikuti prosedur kewaspadaan dini untuk pencegahan dan penularan Covid-19,” tambahnya. (msa)