Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan di Gedung Nasional
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai wartawan di Gedung Nasional (ian)

Karimun, Lendoot.com – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengharapkan agar sekolah menjadi taman belajar sekaligus taman bermain bagi para siswa dan siswinya.

Ungkapan tersebut Ia sampaikan tidak lepas dari maraknya penyimpangan yang dilakukan oleh kalangan pelajar akhir-akhir ini, diantaranya adalah banyaknya pelajar bolos yang terjaring setiap kali Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karimun melakukan patroli rutin.

“Ini yang tentunya harus mampu dilakukan oleh guru, PGRI, khususnya kepala sekolah. Sehingga anak betah di sekolah dan tidak keluar ke warnet-warnet serta tidak terjadi lagi penyimpangan-penyimpangan,” kata Rafiq usai membuka kegiatan PGRI Kabupaten Karimun di Gedung Nasional beberapa waktu lalu.

Adapun langkah-langkah untuk mewujudkannya, menurut Rafiq, adalah dengan cara membangun kemitraan antara pihak sekolah, komite sekolah dan para wali murid. Diantaranya dengan membuat pertemuan-pertemuan secara rutin.

“Dengan mengadakan pertemuan secara periodik, banyak hal-hal yang dapat disampaikan pihak sekolah kepada wali murid mengenai anak-anak mereka. Itu salah satu langkah kita,” ucap Rafiq.

Sementara terkait informasi penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Pemerintah Daerah telah mengadakan pertemuan dengan para kepala sekolah. Selanjutnya, Pemerintah Daerah Karimun akan melakukan tes urin terhadap pelajar, guru dan apartur sipil negara. Rencana ini baru akan mulai dilakukan pada tahun 2018 nanti.

“Tes urin kan bukan cuma-cuma, tidak bisa dibebankan seluruhnya pada BNN dan akan disipakan oleh pemerintah daerah. Karena kita tidak memiliki anggaran sekarang maka akan dilakukan di tahun 2018. Kita akan lakukan karena sebagai bentuk upaya preventif,” ujar Rafiq. (ian)