Anggota DPRD Karimun Rasno. (dok lendoot.com)
Anggota DPRD Karimun Rasno. (dok lendoot.com)

Karimun, Lendoot.com – Sebagai bercerai dengan Rasno, yang merupakan wakil rakyat di DPRD Karimun, nasib Sri Hartati, disebut kuasa hukumnya, sangat mengenaskan.

Rocky selaku kuasa hukum gugatan terhadap Rasno menggambarkan miris kehidupan Sri Hartati tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan anak dari pernikahan dengan Rasno, Sri Hartati harus berjualan pakaian dan kebutuhan pernak-pernik dari rumah ke rumah.

Dia menjualnya kepada warga dengan cara dicicil atau kredit. Padahal, Sri rela menjual tanahnya untuk modal kampanye Rasno menuju kursi DPRD Karimun dari Dapil Kundur pada 2014 silam.

“Pekerjaan sebagai tukang kredit dilakoni klien kami sejak diusir dari rumahnya di Telaga Harapan. Klien kami juga sudah melaporkan pengusiran tersebut ke Polres. Tapi hingga kini tidak diproses dan akan kami pertanyakan,” ujar Rocky seperti dikutip dari sindobatam.com, siang tadi.

Tak hanya menjadi tukang kredit, kata Rocky, kliennya yang menempati rumah yang belum dibagi harta gono gininya, karena Rasno tidak pernah pulang, pernah mengalami nasib lebih menyedihkan.

Ketika kliennya pergi ke luar kota, dan sekembalinya lagi ke rumah yang ditempati Sri Hartati dan anakanya itu, Rasno mendobrak pintu rumah.

“Saat klien kami pulang, barang-barang miliknya dikeluarkan dan perhiasan emasnya juga hilang. Atas kejadian itu, klien kami pernah lapor ke polisi,” terangnya.

Sementara itu, Rasno kepada Lendoot.com mengatakan membenarkan adanya gugatan tersebut. “Iya, memang belum ada kata sepakat soal harta gono gini. Nanti itu psati kita akan tanggapi,” katanya kepada Lendoot.com terkait gugatan.

Sementara tudingan mengenai telah menelantarkan anak dan isterinya, Rasno mengaku tidak mengetahui lagi kehidupan istri dan anaknya setelah perceraian diputuskan.

“Itulah, saya pun tidak tahu kalau soal itu. Saya telepon pun tidak diangkat dia (mantan istrinya), mungkin dia masih marah ya,” ujarnya singkat. (**)