Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 4 orang dokter dari DVI Bidokkes Polda Kepri diturunkan dalam melakukan pemeriksaan terhadap jasad gadis belia berusia 15 tahun bernama Khairunnisa, Selasa (26/11/2019).

Proses pemeriksaan tersebut dilakukan dengan membongkar makam Kharunnisa yang terletak di kawasan Kelurahan Teluk Air. Pembongkaran tersebut bertujuan untuk mencari fakta penyebab kematian gadis belia itu.

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono dijumpai saat proses pembongkaran makam tersebut mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kematian Khairunnisa.

“Satreskrim Polres Karimun melakukan metode antropologi bersama tim dokkes Polda Kepri untuk pengambilan sampel DNA terhadap pembanding pada tulang dan tengkorak,” kata Herie, Selasa (26/11/2019).

Ia mengatakan, pihaknya masih belum dapat menyebutkan indikasi penyebab meninggalnya Khairunnisa dan terus mendalami keterangan-keterangan yang telah diambil sejauh ini.

“Untuk indikasi, kami juga masih tunggu hasil dari Tim yang telah mengambil sample,” ujarnya.

Herie menyebutkan, dari hasil pemeriksaan sampel ini, pihaknya akan melakukan gelar serta menindaklanjutu kasus tersebut hingga tuntas.

“Dari hasil pemeriksaan nanti, akan kami gelarkan dan akan melakukan tindak lanjut untuk mengungkap kasus tersebut,” katanya.

Dalam proses pemeriksaan ini sendiri, pihaknya mendatangkan empat orang tim DVI Biddokes Polda Kepri untuk membantu pemeriksaan. Pembongkaran yang dilakukan juga telah mendapat persetujuan dari pihak keluarga.

“Ini persetujuan dan permintaan keluarga dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Setelah tim melakukan pengambilan sampel, jasad Nisa dikafani dan dikuburkan kembali oleh pihak kepolisian bersama keluarga. (ricky robiansyah)