Karimun, Lendoot.com – Dua Calon Legislatif (Caleg) partai Perindo Edyson Tatulus dan Indri Ceria Agustin terbukti melakukan tindak pidana pelanggaran Pemilu tahun 2019.

Hal ini ditetapkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Karimun dalam sidang putusan, Jum’at (28/12/2018) sore.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim memvonis Edyson dengan pidana penjara 4 bulan dengan masa percobaan 6 bulan, sedangkan Indri di vonis 2 bulan penjara dan masa percobaan 3 bulan.

“Dengan ini majelis menyatakan kedua terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana tentang kampanye pemilu dengan memberikan uang atau material lainnya secara langsung maupun tidak langsung. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 523 ayat 1 tentang pemilu,” ujar hakim ketua Bambang Setyawan saat membacakan amar putusannya.

Bambang mengatakan, penetepan hukuman atas keduanya berdasarkan unsur dan fakta yang dihadirkan dalam persidangan. Dalam putusan ini,
jika terdakwa tidak melakukan tindak pidana selama masa percobaan maka tidak akan dilakukan penahanan.

“Unsurnya telah terpenuhi yaitu Pelaksanaan Kampanye Pemilu melalui turnamen Volley Perindo Cup, Pemberian hadiah kepada para pemenang secara langsung dan tidak langsung, serta tidak memiliki surat tanda terima pemberitahuan (STTP) dari pihak kepolisian,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Indri Ceria Agustin dan Edyson Tatulus terseret dalam perkara pelanggaran pemilu saat mereka menggelar pelaksanaan Turnamen Volley ball Perindo di Desa Selat Mie, Moro pada 26 September 2018 lalu. (Riandi)