Karimun, Lendoot.com – Kondisi kelistrikan di PLN ULP Tanjungbalai Karimun sedang tidak baik-baik saja. Saat-saat ini statusnya siaga!
Ini disebabkan total daya yang ada di pembangkit PLTD bukit Carok dan PLTU) yang tersedia sekitar 33,6 Mega Watt (MW), semetnara kebutuhan daya saat beban puncak mencapai 34 MW.
“Iya bang, status siaga. Ini karena 5 unit mesin PLTD bukit Carok, red), dalam proses pemeliharaan,” ujar Manajer PLN ULP Tanjungbalai Karimun, Marwan Sholeh kepada Lendoot.com, Jumat (10/5/2024).
Saat ini sistem kelistrikan di Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri dalam status siaga karena kekurangan daya 1,4 Mega Watt (MW). “Listrik Tanjung Balai Karimun saat mengalami defisit sekitar 1,4 MW,” jelas Marwan Sholeh.
“Awalnya lima unit mesin yang rusak, tapi kemarin dua diantaranya sudah selesai diperbaiki, sedangkan tiga lagi baru akan bergabung ke sistem akhir Mei ini,” tutur Marwan.
Dengan kondisi demikian, maka pemadaman litrik akan terjadi di sejumlah titik pelanggan selama dilakukannya perbaikan pembangkit yang rusak tersebut.
Hanya saja, sambung Marwan, untuk jadwal antisipasi pemadaman listrik tetap dikeluarkan.
“Pemadaman listrik ke pelanggan apabila ketersediaan daya pada beban puncak tidak mencukupi. Waktu dan durasi dapat berubah mengikuti kondisi dilapangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” katanya. (msa)

