Karimun, Lendoot.com – Tim Fleet One Quick Respons (F1QR) Lanal Tanjungbalai Balai Karimun menangkap Kapal KM. Riski Mulia, Tonage 06 GT karena dicurigai mengangkut barang ilegal dari Malaysia.

Kapal tersebut diamankan di Perairan Tambelas Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Selasa (25/12/2018).

Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi Intelijen bahwa di Batu Pahat Malaysia ada kegiatan muat bawang merah ke kapal pengangkutan yang akan dibawa ke Tanjung Batu Kundur.

Mendapat informasi tersebut, Lanal TBK langsung bergerak cepat dengan menerjunkan Tim F1QR untuk melakukan patroli laut di perairan Karimun.

“Setelah dilakukan patroli laut, anggota kita melihat ada satu kapal yang mencurigakan. Selanjutnya dilaksanakan prosedur pengejaran, penangkapan, dan penyelidikan, dilanjutkan dengan pemeriksaan dan penggeledehan,” kata Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, Kamis (27/12/2018).

Danlanal menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti, ternyata kapal tersebut berlayar dari Batu Pahat Malaysia memuat barang yang termasuk larangan pembatasan tanpa surat ijin import dari Bea dan Cukai.

“Untuk hasil pemeriksaan, kapal tersebut bermuatan bawang merah diperkirakan 500 karung 9 kg, 100 karung garam 40 kg, 6 kasur bekas, 85 buah ban bekas, 41 pacs kantong asoy, 20 karton soft drink dan barang campuran (pokok bibit durian, bunga anggrek, snack/kue dan bantal),” jelasnya.

Ia menambahkan, dalam kasus tersebut mereka telah melanggar Undang-Undang No.17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan.

“Saat ini, MS nahkoda kapal dengan dua ABK nya serta kapal dan barang muatan tersebut kita amankan di Dermaga Mako Lanal Tanjungbalai Karimun untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya. (Riandi)