Karimun, Lendoot.com – Pangkalan TNI AL TBK melakukan simulasi Pengamanan Pengendalian Huru Hara (PHH) yang dilaksanakan di Mako Lanal TBK, Kamis (31/1/2019) pagi.

Simulasi tersebut guna mengantisipasi jika terjadi aksi demo yang dilakukan oleh sekelompok massa yang tidak terima dengan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April mendatang yang terindikasi adanya kecurangan.

Komandan Lanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro menjelaskan, pelaksanaan PHH ini merupakan implementasi Tupoksi TNI sesuai Undang-Undang RI nomor 34 tahun 2004 tentang TNI pasal 7 ayat 2.

Dimana salah satu wujud dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) adalah membantu Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka tugas keamanan dan ketertiban masyarakat, sebagai salah satu bentuk kerjasama dan Sinergitas TNI dan Polri.

“Latihan simulasi PHH dilaksanakan setelah adanya permintaan bantuan dari Polres Karimun untuk mengamankan Kantor KPUD Karimun dari aksi demo yang terjadi saat Pilpres dan Pileg oleh sekelompok massa yang merasa dicurangi,” jelasnya.

Danlanal mengatakan, simulasi PHH dalam pengamanan Pemilu Pilpres dan Pileg 2019 ini dilaksanakan secara serentak oleh satuan dibawah jajaran Koarmada I dan dibuka secara resmi oleh Pangkoarmada I di lapangan Arafuru Mako Koarmada I Jakarta.

“Koarmada I dan seluruh Lantamal serta Lanal dibawah jajarannya agar selalu menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kemungkinan guna mengamankan setiap tahap Pemilu tahun 2019 agar tercipta suatu pesta Politik, pesta Demokrasi yang Aman, Damai dan Bermartabat,” katanya.

Oleh karena itu, Pangkoarmada I meminta seluruh prajurit TNI khususnya TNI Angkatan Laut tetap menjunjung Netralitas TNI dalam menghadapai pesta Demokrasi tahun 2019 dan jangan terpengaruh dengan ajakan atau janji-janji dari pihak tertentu.

Pegang teguh sumpah prajurit, sapta marga dan 8 Wajib TNI, jangan terpengaruh dengan bujukan yang membuat lemah dan meninggalkan jati diri TNI. Segala hambatan dan kendala supaya dikoordinasikan dengan baik, baik itu ditingkat satuan bawah, Komando samping maupun laporkan ke Komando atas,” tambahnya. (riandi)