Natuna — Bupati Natuna, Cen Sui Lan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau (Kejati Kepri) dan bertemu langsung dengan Kepala Kejati, Jehezkiel Devy Sudarso, di Tanjungpinang, Rabu (19/11).
Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam memastikan pembangunan di wilayah perbatasan berjalan bersih, transparan, dan bebas dari penyimpangan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat pencegahan potensi penyelewengan anggaran, terutama pada proyek-proyek pemerintah yang bersumber dari APBD. Tidak hanya itu, diskusi juga menyoroti pentingnya pendampingan hukum dalam tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan proyek strategis daerah.
Cen Sui Lan menegaskan bahwa Kejati Kepri memiliki peran sangat vital dalam menjaga kepastian hukum pembangunan di Natuna, yang merupakan salah satu daerah terluar Indonesia.
“Sinergi ini penting agar program pemerintah berjalan tanpa hambatan dan bebas dari risiko korupsi,” tegas Cen.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah membutuhkan dukungan penuh dari kejaksaan, khususnya dalam pengawasan belanja publik, pengadaan barang dan jasa, hingga pengelolaan dana desa.
Menurutnya, pendampingan dari aparat penegak hukum akan menjadi fondasi penting untuk memastikan seluruh pelayanan publik berjalan efektif dan sesuai aturan.
“Dukungan hukum yang tepat menjadi fondasi pelayanan publik yang lebih efektif,” tambahnya.
Kepala Kejati Kepri menyambut baik kunjungan tersebut dan menekankan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kejaksaan dan pemerintah daerah demi memperkuat integritas pembangunan, terutama di kawasan perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri.
Pertemuan ini diharapkan membuka ruang kerja sama yang lebih luas dalam upaya mendorong tata kelola pemerintahan Natuna yang lebih bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (rap)




