Batam, Lendoot.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam melakukan perekrutan panitia pendaftaran pemilih (pantarlih). Perekrutan ini akan dilakukan hingga 10 April 2018 mendatang.

“Nanti akan di-SK-kan. Yang jelas sebelum 17 April sudah harus ada. Karena 17 April itu dimulai coklit (pencocokan dan penelitian) secara nasional. Coklit berlangsung sampai 16 Mei, sesuai Peraturan KPU nomor 5/2018,” kata Komisioner KPU Batam, Jernih Siregar, Kamis (29/3/2018).

Ia mengatakan estimasi jumlah pantarlih yang akan direkrut sebanyak 2.884 orang. Angka tersebut mengacu pada jumlah tempat pemilihan suara (TPS) saat pemilihan umum terakhir.

Jumlahnya bisa bertambah karena PKPU nomor 11/2018 menetapkan maksimal 300 pemilih per TPS. Sedangkan pada pemilu 2014 lalu, jumlah pemilih per TPS maksimal 500 orang.

“Proses perekrutannya dilakukan di tingkat kelurahan, RT/RW. PPS yang merekrut. Bisa dari pengurus RT/RW, atau tokoh masyarakat sesuai domisili tempat tinggal,” paparnya.

Terkait jumlah pemilih, Jernih mengaku belum terima daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4). Pihaknya masih menunggu daftar tersebut dari pelaksana pemilu di tingkat lebih tinggi.

“DP4 kita belum dapat. Memang kan di jadwal 25 Maret. Tapi itu mulainya. Sekarang kami masih menunggu,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data di situs resmi KPU, kpu.go.id, jumlah pemilih sementara di Provinsi Kepulauan Riau tahun ini sebanyak 144.241 orang. Terdiri dari 71.030 laki-laki dan 73.211 perempuan.

Dengan jumlah pemilih difabel sebanyak 256 orang. Terdiri dari difabel tunadaksa 78 pemilih, tunanetra 14 pemilih, tunarungu/wicara 50 pemilih, tunagrahita 52 pemillih, serta disabilitas lainnya 62 orang pemilih.

Sumber: Wartakepri.co.id

Foto: Istimewa/net