Penghitungan suara di salah satu PPK. (istimewa)

Karimun, Lendoot.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun mengajak para saksi partai
di Kecamatan Meral untuk memegang data masing-masing, dan mencocokkan saat proses rekapitulasi lanjutan nantinya.

Ajakan itu berkaitan dengan polemik yang terjadi di Pamitia Pemilih Kecamatan (PPK) Meral, atas protes saksi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang mengaku terkejut ketika PPK
sudah dibuka namun para saksi tidak diberitahu jika ada aktifitas.

Divisi Teknis dan Logistik KPU Karimun, Ahmad Sulton mengatakan, semua itu tergantung dari komunikasi dan kesepakatan sebelumnya. Sehingga kalaupun ada aksi protes, maka para
saksi diminta untuk pegang data masing-masing.

“Saya pikir kalau bukan kepentingan rekap, seperti misalnya mau atur kursi atau siapkan dokumen dulu ya silahkan, tanpa memberitahu ke saksi. Artinya, tergantung dari komunikasi mereka seperti apa. Ketika ada saksi yang protes, saya langsung minta klarifikasi PPK
Meral, dan menurut mereka itu sudah dikondisikan sebelumnya. Jawabnya bahwa sudah di komunikasikan ke semua saksi,” kata Sulton, Jumat siang (26/4/2019).

Disiggung bahwa segala kegiatan PPK dinilai sensitif karena masih dalam proses rekap dan belum selesai dilakukan, Sulthon menjelaskan bawha jika untuk menyiapkan dokumen diakui
sudah dikomunikasikan kepada para saksi.

“Sudah dikomunikasikan PPK, sebelum mereka mengakhiri pleno pada malam sebelumnya kan disampaikan, bahwa besoknya mau begini (ada kegiatan). Masing-masing kan sudah pegang data
dari awal, tinggal kawal saja hasil yang diplenokan apakah berubah atau tidak. Kalau terjadi perubahan, saksi tinggal pertanyakan saja kenapa terjadi perbahan,” ungkapnya.

Dia juga meminta kepada para saksi untuk saling mengingatkan dan jaga data yang sudah dimiliki, sebagai dasar untuk mencocokkan. Sehingga ketika masuk ke tahapan berikutnya para saksi bisa mengawal hasilnya.

“Intinya semua sudah disampaikan PPK Meral ke KPU, seperti apa kronologisnya sudah mereka jelaskan. Harapan kami semua pihak mengawal,” harapnya.(trirahardi)