KPPBC Tanjungbalai Karimun melakukan press rilis hasil tegahan ratusan botol mikol dan ballpres di kantor KPPBC siang tadi
KPPBC Tanjungbalai Karimun melakukan press rilis hasil tegahan ratusan botol mikol dan ballpres di kantor KPPBC siang tadi (Riandi)

Karimun, Lendoot.com – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun mengamankan 480 minuman beralkohol (Mikol) berbagai merek, di Perairan Kolong, Senin (12/3/2018) lalu.

Kasi Pelayanan dan Informasi KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjung Balai Karimun, Bagus Hariadi mengatakan diamankannya ratusan mikol berbagai merek itu karena melanggar UU No 39 Tahun 2007 perubahan UU No 11 Tahun 1995 tentang cukai pasal 66 ayat 1 jo PP No 10 tahun 2012 tentang perlakukan kepabeanan, perpajakan cukai serta tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang.

“Tim P2 KPPBC kita melakukan penegahan dan penindakan terhadap barang kena cukai berupa mikol dengan berbagai merek,” kata Bagus Hariadi saat menyampaikan dalam press rilis di kantor KPPBC Tanjungbalai Karimun, Rabu (21/3/2018) sore.

Miko yang diamankan diantaranya, 144 botol MMEA golongan B merek Columbus whisky, 96 botol merek Vodka, 120 botol merek Mc Donald, 60 botol merek topi miring dan 60 case MMEA golongan A merek Carlsberg.

Bagus menambahkan, perkirakan nilai barang tersebut sebesar Rp 13.080.000, sedangkan potensi kerugian negara mencapai Rp.7.920.000. Akibat peredaran barang ilegal tersebut di pasar bebas nantinya akan berakibat serta menimbulkan kerugian materil maupun immaterial.

“Secara materil, beredarnya barang ilegal ini akan mengganggu potensi penerimaan dari sektor cukai yang dibebaskan,” ucapnya.

Adapun secara imateril, kerugian yang ditimbulkan diantaranya, terganggunya moral dan kesehatan masyarakat serta terjadinya kerusakan lingkungan.(Riandi)