Rokok khusus kawasan bebas yang berhasil disita KPPBC Karimun. (ian)
Rokok khusus kawasan bebas yang berhasil disita KPPBC Karimun. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tanjungbalai Karimun, Andi Chusna Prihadiwan mengatakan bahwa dari banyaknya penindakan rokok kawasan bebas yang sering ditemui pihaknya adalah penindakan di tengah laut.

“Penindakan yang banyak ditemukan biasaya di laut,” kata Andi Chusna Prihadiwan, Rabu (5/4/2017).

Selain di tengah laut, Andi Chusna juga menyebut beberapa tempat seperti, pelabuhan Parit Rampak, pelabuhan Internasional dan Domestik. Barang ilegal tersebut dibawa lewat kapal penumpang tujuan Buton. Selat panjang juga menjadi tempat yang paling sering ditemukan rokok kawasan bebas yang memang ingin dibawa keluar dari kawasan FTZ.

Sementara dari data KPPBC Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun, hasil penindakan rokok khusus kawasan bebas dari dua tahun terakhir mengalami peningkatan. Untuk tahun 2015 penindakan yang dilakukan sebanyak 633,440 batang rokok.

Untuk tahun 2016 sebanyak 1,978,704 batang rokok. Sedangkan untuk Tahun ini dari Januari hingga 28 Maret 2017 rokok yang sudah ditindak sebanyak 559,760 batang rokok.

“Jumlah tersebut masih dapat meningkat lagi, sebab itu saja baru hasil penindakan selama tiga bulan terakhir untuk tahun 2017 ini,” ucap Andi Chusna Prihadiwan. (ian)