Petugas KPPBC Karimun sedang memeriksa hasil tegahan mikol dan rokok, tadi pagi. (ian)
Petugas KPPBC Karimun sedang memeriksa hasil tegahan mikol dan rokok, tadi pagi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Dalam dua hari petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungbalai Karimun menegah barang larangan berupa ratusan minuman keras (mikol) dan rokok kawasan bebas.

Penegahan tersebut dilakukan, Jumat (3/2/2017) dilokasi Pelabuhan Ferry Domestik Tanjungbalai Karimun. Sementara penegahan kedua dilakukan, Sabtu (4/2/2017) dilokasi yang sama yakni Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.

Kasi Penindakan dan Penyidikan KPPBC, Andi Chusna Prihadiwan mengatakan ratusan miras dan rokok kawasan bebas ini dibawa dari Batam tujuan Tanjungbalai Karimun dan disinyalir akan dibawa ke Medan.

“Penegahan pertama kita mengamankan ratusan minuman beralkohol dengan berbagai merek diantaranya Smirnof, Black Label, Jacobs 8dan rokok ada jenis Luffman dan merek 555 20 slop disinyalir akan dibawa ke Medan,” kata Andi Chusna Prihadiwan, Senin (6/2/2017).

Andi menjelaskan, perkiraan nilai kerugian negara yang ditimbulkan dari penyeludupan minuman keras dan rokok yakni, Rp 13 Juta sedangkan untuk perkiraan nilai barang Rp 40 Juta.

Ia menambahkan dengan adanya tegahan ini, dalam kurun waktu Januari hingga 6 Februari 2017 total penegahan yang dilakukan KPPBC Tanjungbalai Karimun sudah sebanyak 13 kali penegahan. (ian)