Komisi I DPRD Kabupaten Karimun bersama Disnaker serta pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kepri sedang melakukan Sidak di PT MOS, Senin (14/1/2019).

Karimun, Lendoot.com – Komisi I DPRD Kabupaten Karimun bersama Disnaker serta pengawas ketenagakerjaan Provinsi Kepri melakukan inspeksi mendadak (Sidak). Sidak dilakukan ke tiga perusahaan yang ada di Karimun, Senin (14/1/2019).

Ketiga perusahaan yang menjadi sasaran Sidak adalah, PT MOS, WPK dan PT KDH. Itu setelah banyaknya laporan dari para pekerja di perusahaan tersebut.

Lokasi pertama yang menjadi tujuan Sidak adalah PT KDH. Lalu dilanjutkan menuju PT WKP. Di PT WPK Komisi I mempertanyakan terkait PHK sepihak yang dilakukan perusahaan kepada 31 karyawan.

Sidak berlanjut PT MOS. Di perusahaan ini anggota dewan mempertanyakan terkait kecelakaan kerja yang sering terjadi di perusahaan tersebut. Komisi I menyoroti terkait safety para pekerja.

“Ini para pekerja dimanusiaiwikan lah kondisinya, jadi tolong diperhatikan untuk masalah safety kerjanya,” kata Ketua Komisi I DPRD Karimun, Anwar Abu Bakar.

Sementara itu, seorang manajemen PT WPK menanggapi bahwa alasan pihaknya melakukan pengurangan karyawan dikarenakan biaya operasional yang tidak sebanding dengan penjualan.

Terkait PT MOS, pihak manajemen menyadari kekurangan PT MOS mengenai masalah safety para pekerja. Namun pihaknya menyebut ke depannya akan melakukan perbaikan terkait permasalahan safety kerja.

“Kami menyadari kekurangan kami mengenai masalah safety, mungkin saat ini hanya itu yang dapat kami lakukan. Tapi kedepannya kami akan melakukan perbaikan,” kata salah seorang perwakilan PT MOS. (parulian turnip)