Beberapa anak punk yang akan dipulangkan di ponton Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, siang tadi. (ian)
Beberapa anak punk yang akan dipulangkan di ponton Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, siang tadi. (ian)

Karimun, Lendoot.com – Puluhan anak-anak muda bergaya pemusik aliran punk diciduk pihak kepolisian dan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP). Mereka diciduk di beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Karimun, Selasa (31/1/2017) pagi tadi.

Kapolres Karimun, AKBP Armaini mengatakan ini sebagai langkah antisipasi kepolisian agar tidak terjadi keributan dan kerusuhan diakibatkan kehadiran anak-anak punk jalanan. Menurutnya memulangkan mereka adalah keputusan tepat.

“Pemulangan tersebut merupakan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat Kabupaten Karimun yang resah. Keberadaan anak punk di beberapa titik keramaian, seperti di Coastal Area dan Tepi laut Taman Bunga dianggap meresahkan. Jadi ini sebagai langkah antisipasi kita supaya tidak terjadi hal-hal yang menjurus ke tindak pidana,” kata Armaini.

Armaini menjelaskan, sebelum dipulangkan ke tempat asalnya, puluhan anak punk tersebut terlebih dahulu diberikan pengarahan dan bimbingan aparat kepolisian setempat.

“Kita tanyakan asal dan alasan mereka di sini serta memberikan bimbingan dan nasihat. Kita ajak mereka secara baik-baik ke Mapolres dengan menyediakan transportasi dan memberikan mereka makan,” jelas Armaini.

Dari data yang diperoleh pihak Polres Karimun, jumlah anak Punk yang diamankan sebanyak 24 orang, satu di antaranya adalah anak Karimun. Sementara selebihnya berasal dari berbagai daerah seperti, Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru dan Jambi.

Mereka datang ke Karimun sejak Jumat lalu untuk menghadiri acara musik punk. (sjs)