Suasana pelayanan PBB di Dispenda Karimun. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Data Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun, target PAD (pendapatan asli daerah) pada APBD-P di tahun 2015 sebesar Rp 4,7 Miliyar. PAD ini diperoleh dari sektor PBB sebesar Rp 5,2 Miliyar atau mencapai 111,25 persen.

Sementara di tahun lalu, dari target PAD Rp 5,1 Miliyar dari PBB, yang diperoleh sebesar 5,2 Miliyar atau sebesar 103,25 persen.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun, Kamarulazi melalui Kabid PBB dan BPHTB, Suci mengatakan, pencapaian tersebut dapat terpenuhi karena tingkat kesadaran masyarakat Karimun dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) semakin baik setiap tahunnya.

“Alhamdulillah kita melebihi target. Tingkat kesadaran masyarakat membayar PBB sudah mulai baik sejak tahun 2014,” katanya.

Suci menjelaskan peningkatan ini juga diperoleh melalui kegiatan nasional seperti dari Badan Pertanahan Nasional menjadi stakeholder-nya. Dalam program tersebut masyarakat akan memperoleh sertifikat tanah secara cuma-cuma, namun tetap wajib membayar PBB.

“PBB ini wajib dibayar dan tidak ada sistem penghapusan. Namun kalau pengurangan ada dan itu ada formulanya,” jelas Suci.

Beberap kendala yang dihadapi Dinas Pendapatan Daerah terkait PBB adalah overlaping data. Selain itu untuk pemutakhiran data dinas Pendapatan Daerah baru bisa melaksanakannya ketika masyarakat melakukan pendaftaran baru.

“Kalau ada bangunan kita bisa deteksi pemiliknya namun jika hanya hamparan tanah itu yang susah di deteksi. Permasalahan pasti ada namun kita sudah mulai meminimalisirnya dengan melakukan pembenahan,” ujar Suci.

Suci juga menghimbau kepada masyarakat Karimun agar memiliki kesadaran dalam membayar PBB. Sebab dengan tingginya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak otomatis pembangunan akan berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan PAD Karimun.

“Kita mengharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar PBB. Karena dengan partisipasi tersebut akan meningkatkan PAD Karimun,” ujarnya. (ian)