Site icon Lendoot.com | Trend Berita Karimun Kepri

Kepri Nihil Kasus Covid-19, Kadinkes Kepri Berharap Aturan Vaksin saat Mudik Tak Wajib

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Muhammad Bisri berharap tidak ada aturan kewajiban vaksin bagi masyarakat yang ingin mudik, apalagi stok vaksin sedang kosong. “Kalau bisa jangan ada, soalnya sudah zero kasus kok kita di Kepri, tapi kalau itu diberlakukan, ya susah. Soalnya vaksin kita lagi kosong,” katanya seperti dikutip sijoritoday. Bisri menuturkan, setakat ini belum ada syarat perjalanan untuk pemudik saat lebaran. “Kalau sekarang tidak ada ketentuan baru, dalam artian apakah syarat itu diterapkan lagi itu tidak ada,” ujarnya. Bisri menyampaikan, persyaratan wajib booster hanya berlaku untuk perjalanan luar negeri, bukan persyaratan untuk perjalanan antar daerah. “Memang ada syarat itu untuk penerbangan international, saat ini Pemprov belum ada mengeluarkan aturan terkait syarat perjalanan,” ucapnya.

Gelaran vaksinasi dibuka di Grand Batam Mall Batam., beberapa waktu lalu. (dok lendoot)

Kepri, Lendoot.com – Menjelang Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah, kasus baru Covid-19 masuk status zero alias nihil.

Dengan status tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Riau, Muhammad Bisri berharap tidak ada aturan kewajiban vaksin bagi masyarakat yang ingin mudik, apalagi stok vaksin sedang kosong.

“Kalau bisa jangan ada, soalnya sudah zero kasus kok kita di Kepri, tapi kalau itu diberlakukan, ya susah. Soalnya vaksin kita lagi kosong,” katanya seperti dikutip sijoritoday, Rabu (12/4/2023)

Bisri menuturkan, setakat ini belum ada syarat perjalanan untuk pemudik saat lebaran. “Kalau sekarang tidak ada ketentuan baru, dalam artian apakah syarat itu diterapkan lagi itu tidak ada,” ujarnya.

Bisri menyampaikan, persyaratan wajib booster hanya berlaku untuk perjalanan luar negeri, bukan persyaratan untuk perjalanan antar daerah.

“Memang ada syarat itu untuk penerbangan international, saat ini Pemprov belum ada mengeluarkan aturan terkait syarat perjalanan,” ucapnya.

Sementara itu, General Manager Bandara Raja Haji Fisabilillah, Muhammad Faisal menambahkan, belum ada aturan baru soal kewajiban booster bagi pemudik.

“Sampai saat ini, belum ada aturan terkait syarat perjalanan saat mudik,” tambahnya. (*/amr)

Exit mobile version